BISNISMARKET.COM - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menunjukkan struktur kepemilikan saham yang menarik, di mana mayoritas masih dikuasai oleh induk usaha BUMN pertambangan, MIND ID. Namun, data terbaru juga mengungkap adanya investor institusional asing yang memegang porsi signifikan di emiten tambang emas tersebut.

Hal ini terungkap berdasarkan daftar kepemilikan saham di atas 1% yang dirilis oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada periode waktu tertentu. Data tersebut menjadi acuan untuk mengetahui komposisi pemegang saham utama perusahaan terbuka.

Secara spesifik, informasi ini merujuk pada data kepemilikan saham per tanggal 30 April 2026. Tanggal ini menjadi penanda waktu terakhir kali data kepemilikan besar tersebut diperbarui secara resmi oleh KSEI.

Salah satu investor asing yang teridentifikasi adalah perusahaan asuransi terkemuka, PT Prudential Life Assurance. Institusi ini tercatat berhasil mengumpulkan kepemilikan saham ANTM sebanyak 249,47 juta unit.

Kepemilikan saham Prudential tersebut setara dengan porsi sebesar 1,04% dari total saham ANTM yang beredar di pasar. Ini menempatkan Prudential sebagai salah satu pemegang saham institusional yang cukup signifikan.

Selain perusahaan asuransi tersebut, lembaga dana pensiun dari Malaysia juga tercatat memiliki investasi di ANTM. Lembaga yang dimaksud adalah Employees Provident Fund Board (EPF Board), dana pensiun Malaysia.

EPF Board dilaporkan menggenggam saham ANTM sebanyak 344,61 juta lembar, yang merepresentasikan 1,43% dari total saham yang ada. Ini menunjukkan minat investor institusional Malaysia terhadap sektor pertambangan Indonesia.

Sementara itu, pemegang saham mayoritas ANTM masih dipegang teguh oleh PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau MIND ID. Holding tambang BUMN ini mempertahankan kendali penuh atas perusahaan.

MIND ID tercatat memiliki 15,61 miliar saham ANTM, sebuah angka yang setara dengan penguasaan 65% dari total kepemilikan perusahaan. Fakta ini menegaskan posisi strategis MIND ID dalam operasional ANTM.