SURABAYA, Bisnismarket.com – Ibu kota Jawa Timur Surabaya, kota yang tak pernah tidur, kembali menghadirkan denyut nadi kehidupan yang khas di bulan Ramadhan. Aroma menggoda dari berbagai jajanan takjil seolah menjadi magnet yang menarik warga untuk berburu ke satu tempat: Karang Menjangan. Kawasan ini, yang akrab disapa Karmen, bertransformasi menjadi surga kuliner dadakan yang tak hanya memanjakan lidah, tetapi juga menghidupkan roda perekonomian warga Surabaya.

Karmen: Lebih dari Sekadar Tempat Berburu Takjil

Karang Menjangan bukan sekadar tempat untuk mencari takjil. Lebih dari itu, Karmen adalah potret nyata bagaimana ekonomi kecil bisa menggeliat di bulan Ramadhan. Setiap sore, sejak pukul 15.30 WIB, kawasan ini dipadati oleh berbagai kalangan. Dari anak-anak hingga pekerja kantoran, semua berbaur mencari hidangan pembuka puasa favorit mereka.

"Di sini Ramadhan terasa hidup, bukan hanya karena makanan, tetapi karena cerita di balik setiap lapak," seperti yang dikutip dari Kompas.com (20/2)

Gorengan: Jaga Dapur Tetap Ngebul, Harga Tetap Bersahabat

Di antara hiruk pikuk Karmen, sosok seperti Dyah Kusumawati menjadi tulang punggung ekonomi keluarga. Dengan lincah, tangannya menggoreng berbagai macam gorengan yang selalu laris manis diserbu pembeli.

"Harga jual dan ukuran tidak saya naikkan dan kurangi yang penting penjualan lancar. Daripada nanti dinaikkan harganya tersendat tidak ada yang beli dapurnya jadi kosong," ujar Dyah, seperti dikutip dari sumber yang sama.

Filosofi bisnis Dyah ini sangat relevan dengan konsep value pricing dalam ekonomi, di mana penjual fokus pada volume penjualan daripada margin keuntungan per unit. Strategi ini terbukti efektif untuk menjaga loyalitas pelanggan dan memastikan kelangsungan usaha, terutama di tengah fluktuasi harga bahan pokok.

Es Buah: Rezeki Nomplok dari Berkah Ramadhan

Kisah serupa juga datang dari Dewi Mulansari, seorang ibu rumah tangga yang memanfaatkan momen Ramadhan untuk menambah penghasilan keluarga. Es buah buatannya selalu menjadi incaran pembeli, bahkan ada pelanggan tetap yang rutin memesan untuk disumbangkan ke masjid.