JAKARTA, BisnisMarket.com - Ada satu hal yang sering kali lebih cepat menyebar daripada fakta: rumor di media sosial. Dalam hitungan detik, sebuah potongan video atau foto dapat memicu gelombang opini publik yang sulit dikendalikan.
Di tengah derasnya arus informasi itu, pemerintah mengingatkan satu hal penting: tetap tenang, bekerja profesional, dan fokus pada kualitas layanan.
Itulah pesan yang disampaikan Badan Gizi Nasional (BGN) kepada seluruh pengelola dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia.
Fokus pada Kualitas, Bukan Isu Viral
Badan Gizi Nasional (BGN) mengingatkan seluruh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar tidak reaktif terhadap berbagai narasi liar yang beredar di media sosial terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pesan ini disampaikan Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, dalam kegiatan penguatan strategi komunikasi bagi pengawas SPPG di Jakarta.
Ia menegaskan bahwa tugas utama SPPG adalah memastikan makanan yang disajikan kepada masyarakat memenuhi standar keamanan dan kualitas, bukan terjebak dalam polemik di dunia maya.
Menurutnya, berbagai isu yang muncul di media sosial sering kali berkembang jauh dari fakta di lapangan.
“Sejumlah kejadian memang terjadi di lapangan, namun tidak jarang narasinya berkembang secara berlebihan bahkan menjadi hoaks,” ujar Nanik, dikutip dari ANTARA, Minggu (8/3/2026).