BISNIS MARKET - Mantan Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati, kini mengemban peran baru di kancah internasional dengan bergabung sebagai anggota Dewan Pengurus Gates Foundation.
Yayasan yang didirikan oleh Bill Gates dan Melinda French Gates ini dikenal sebagai salah satu lembaga filantropi terbesar di dunia dengan fokus pada kesehatan global, pendidikan, dan pengentasan kemiskinan.
Kehadiran Sri Mulyani di jajaran dewan pengurus menjadi sorotan karena pengalamannya dalam mengelola kebijakan ekonomi makro dan reformasi fiskal di Indonesia.
Dalam pernyataannya, Sri Mulyani menyebut bahwa ia merasa terhormat dapat berkontribusi pada misi Gates Foundation. Dengan komitmen yayasan untuk menghabiskan dana abadi dalam dua dekade ke depan demi mencegah kematian ibu dan bayi, memberantas penyakit menular, serta mengangkat jutaan orang dari kemiskinan, peran dewan pengurus menjadi sangat krusial.
Peran dan Tanggung Jawab Dewan Pengurus
Dewan Pengurus Gates Foundation dibentuk pada 2022 dengan tujuan memperkuat tata kelola yayasan melalui perspektif independen dan beragam. Anggota dewan bertugas memberikan nasihat kepada ketua bersama serta tim kepemimpinan yayasan terkait strategi, anggaran, dan arah kebijakan.
Dewan ini bertemu tiga kali dalam setahun untuk menyetujui anggaran tahunan, rencana empat tahun, serta meninjau kinerja CEO. Selain itu, mereka juga memiliki kewenangan dalam menyetujui kompensasi CEO. Masa jabatan anggota dewan berlangsung selama tiga tahun dengan batas maksimal dua periode berturut-turut.
Kolaborasi dengan Tokoh Dunia
Sri Mulyani akan bekerja bersama tokoh internasional lain yang duduk di Dewan Pengurus, seperti Ashish Dhawan, Helene Gayle, Strive Masiyiwa, Thomas J. Tierney, dan Mark Suzman.