BISNISMARKET.COM - Masjid Istiqlal, ikon spiritual Indonesia, akan menjadi pusat perayaan gema takbir menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Perayaan malam ini diprediksi akan menarik perhatian luas karena skala konektivitasnya yang masif.

Inisiatif tahun ini melampaui batas nasional, menghubungkan Istiqlal dengan masjid-masjid raya di kawasan strategis. Skema koneksi ini bertujuan untuk mempererat ukhuwah Islamiyah di tingkat regional.

Secara spesifik, gema takbir akbar ini dijadwalkan terhubung langsung dengan masjid-masjid utama di negara-negara anggota MABIMS. MABIMS sendiri merupakan akronim dari Malaysia, Brunei Darussalam, Indonesia, dan Singapura.

Selain jaringan MABIMS, koneksi virtual juga akan diperluas hingga menjangkau Ibu Kota Nusantara (IKN). Langkah ini menunjukkan representasi spiritual Indonesia yang baru di jantung pemerintahan masa depan.

Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, memberikan konfirmasi mengenai agenda besar ini. Beliau menyampaikan rencana tersebut saat memberikan keterangan pers di Masjid Istiqlal.

"Sesudah salat Isya nanti kita akan melakukan gema takbir," kata Menteri Agama, Nasaruddin Umar, Jumat (20/3/2026). Pernyataan ini menggarisbawahi waktu pelaksanaan acara puncak malam takbiran.

Lebih lanjut, Menteri Nasaruddin menjelaskan bahwa kemeriahan acara ini akan melibatkan partisipasi dari rekan-rekan media. Hal ini dipastikan akan menambah semarak suasana sakral malam takbiran tersebut.

"Insyaallah gema takbir ini akan dimeriahkan oleh rekan-rekan media juga, termasuk juga InsyaAllah kita akan connect dengan masjid-masjid raya se-MABIMS. Jadi Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, dan Indonesia," tambah beliau.

Koneksi virtual ini juga secara eksplisit akan mencakup Ibu Kota Nusantara yang sedang dikembangkan. "Ditambah Masjid IKN dan sejumlah masjid yang connect dengan kita," pungkas Menteri Agama Nasaruddin Umar saat diwawancarai.