BISNISMARKET.COM - Seorang kreator konten yang dikenal melalui akun Instagram @ragilnaswarr baru-baru ini menjadi sorotan publik setelah membagikan pengalaman traumatis yang dialaminya di Jakarta. Peristiwa ini menimpa dirinya ketika ponsel pintarnya menjadi sasaran aksi penjambretan di tengah kota.

Perangkat yang menjadi objek pencurian tersebut adalah iPhone 17 Pro Max yang baru saja dibeli oleh korban kurang dari satu bulan. Kejadian ini tentunya menimbulkan kerugian materiil yang signifikan bagi pemiliknya.

Tragedi yang menimpa pemilik akun @ragilnaswarr tidak berhenti pada hilangnya aset fisik berupa gawai mahal tersebut. Setelah ponsel dirampas, pelaku kejahatan dilaporkan segera melakukan peretasan terhadap seluruh data yang tersimpan di dalamnya.

Dampak peretasan ini sangat merugikan karena pelaku berhasil mengakses dan menguras limit pinjaman online (pinjol) serta layanan bayar nanti (paylater) yang terhubung pada ponsel korban. Ini menunjukkan tingkat kejahatan siber yang menyertai aksi kriminal fisik tersebut.

Pria pemilik akun tersebut mengungkapkan rasa keputusasaan yang mendalam atas kerugian ganda yang harus ia tanggung akibat aksi kriminal yang sangat merugikan ini. Ia kini menghadapi masalah finansial yang kompleks.

Pukulan terberat bagi dirinya adalah peretasan akun media sosial yang selama ini menjadi sumber penghasilan utamanya. Ia sangat bergantung pada platform tersebut untuk menopang hidupnya sehari-hari.

Korban menekankan bahwa akun media sosialnya merupakan satu-satunya sumber penghasilan yang ia miliki sejak dirinya memutuskan untuk tidak melanjutkan pendidikan formal setelah lulus Sekolah Dasar. Hal ini memperparah kondisi psikologisnya.

"Ia mengungkapkan bahwa ponsel iPhone 17 Pro Max miliknya yang baru dibeli kurang dari sebulan telah direnggut paksa oleh pelaku," demikian disampaikan mengenai kronologi hilangnya perangkat tersebut.

Lebih lanjut, mengenai dampak finansial, narasumber menyebutkan bahwa "Pelaku kejahatan dilaporkan langsung meretas seluruh isi ponsel, termasuk menguras limit pinjaman online (pinjol) dan layanan paylater yang terhubung."