BISNISMARKET.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan berhasil mengakhiri sesi di zona hijau, menunjukkan adanya momentum penguatan di pasar modal Indonesia. Kenaikan indeks ini disambut positif oleh para pelaku pasar yang memantau pergerakan saham.
Momentum penguatan IHSG ini ditopang oleh kenaikan signifikan pada saham-saham unggulan. Sektor pertambangan dan perbankan menjadi penyumbang utama dalam penguatan ini.
Saham PT. Aneka Tambang Tbk. (AMMN) tercatat mengalami kenaikan yang cukup berarti, memberikan kontribusi positif bagi pergerakan indeks. Kinerja perusahaan di sektor sumber daya alam ini menjadi sorotan.
Selain AMMN, saham PT. Duta Inti Perkasa Tbk. (DSSA) juga menunjukkan performa impresif. Perusahaan di sektor ini turut mendorong laju penguatan IHSG secara keseluruhan.
Di sektor perbankan, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) kembali membuktikan kekuatannya. Kenaikan harga saham BBRI menjadi salah satu penopang utama kembalinya IHSG ke zona hijau.
Namun, laju kenaikan indeks secara keseluruhan sedikit tertahan oleh pelemahan yang terjadi pada beberapa saham lainnya. Sektor farmasi dan media mengalami tekanan pada perdagangan kali ini.
Saham PT. Kalbe Farma Tbk. (KLBF) tercatat mengalami pelemahan, meskipun merupakan salah satu pemain utama di sektor farmasi. Hal ini turut memengaruhi pergerakan indeks.
Selain itu, saham PT. Mnc Studios International Tbk. (MSIN) yang sebelumnya dikaitkan dengan nama FILM juga mengalami pelemahan. Perusahaan di sektor media ini memberikan sedikit hambatan bagi penguatan indeks.
Perlu dicatat, saham PT. Halodoc Tbk. (HEAL) juga tercatat mengalami pelemahan. Meskipun bergerak di sektor kesehatan digital, pergerakannya kali ini belum mampu menopang laju indeks.