JAKARTA, BisnisMarket.com - Langit pertahanan Indonesia mendadak bergemuruh. Sebuah tawaran tak biasa datang dari Eropa. Kapal induk legendaris milik Italia dikabarkan siap diberikan kepada Indonesia secara cuma-cuma.

Kabar ini mencuat melalui laporan Kompas.com (17/2) yang menyebutkan bahwa kapal induk Garibaldi dari Italia berpotensi dihibahkan kepada Indonesia. Namun, di balik kata “gratis”, tersimpan realitas teknis dan strategis yang tidak sederhana.

Tawaran yang Mengguncang

Kapal induk Giuseppe Garibaldi bukan kapal biasa. Ia pernah menjadi kebanggaan armada Angkatan Laut Italia, dirancang untuk mengoperasikan pesawat tempur dan helikopter dalam berbagai misi strategis.

Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa kapal itu memang tidak lagi aktif digunakan dan tersedia untuk ditransfer. Namun ada catatan penting: kapal tersebut membutuhkan modifikasi signifikan agar sesuai dengan kebutuhan operasional Indonesia.

Artinya, meski tidak perlu membayar harga pembelian, Indonesia tetap harus menyiapkan anggaran besar untuk refitting, modernisasi sistem, hingga penyesuaian doktrin operasional.

Gratis, tapi Tidak Murah

Istilah “gratis” sering kali menipu persepsi. Dalam konteks alutsista strategis, biaya terbesar justru sering muncul setelah akuisisi:

  • Perbaikan struktur dan mesin
  • Modernisasi radar dan sistem tempur
  • Integrasi dengan armada TNI AL
  • Pelatihan awak kapal
  • Biaya operasional tahunan yang sangat besar