BISNISMARKET.COM - Persiapan intensif kini digalakkan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan pada puncak arus balik gelombang kedua. Koordinasi tingkat tinggi menjadi kunci utama untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat pasca libur panjang.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menjadi motor penggerak dalam upaya mitigasi potensi kemacetan tersebut. Langkah proaktif ini diambil menyusul prediksi peningkatan signifikan pergerakan kendaraan di ruas-ruas tol utama.
Sejumlah skema rekayasa lalu lintas (lalin) telah disusun dan dipersiapkan secara matang oleh pihak kepolisian. Rekayasa ini dirancang spesifik untuk mengakomodasi volume kendaraan yang diperkirakan kembali memadati jalan tol dalam beberapa hari ke depan.
Irjen Agus Suryonugroho mengonfirmasi bahwa arus balik ini terbagi menjadi dua periode puncak yang harus diwaspadai bersama. Hal ini menuntut kesiapan infrastruktur dan manajemen operasional yang prima dari semua pihak terkait.
"Arus balik itu ada dua gelombang, ya. Yang pertama 24 (Maret), yang kedua 28, ya," kata Irjen Agus Kepada wartawan di gerbang tol Km 70, Cikatama, Jawa Barat, Jumat (27/3/2026).
Menyikapi hal tersebut, rapat koordinasi darurat telah dijadwalkan untuk memfinalisasi semua persiapan teknis dan operasional. Rapat ini melibatkan otoritas tertinggi di sektor transportasi dan kepolisian.
"Maka dari itu besok pagi kami akan rapat dengan stakeholder, dengan Pak Menhub, Dirut Jasa Marga dan kawan-kawan," jelas Irjen Agus Suryonugroho, menegaskan pentingnya sinergi antarlembaga.
Pertemuan penting ini akan dihadiri langsung oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi, serta Direktur Utama Jasa Marga dan pemangku kepentingan lainnya. Fokus utama adalah memastikan implementasi rekayasa lalin berjalan efektif.
Informasi mengenai agenda rapat tersebut disampaikan langsung oleh Irjen Agus Suryonugroho saat memberikan keterangan kepada awak media di lokasi pemantauan tol. Koordinasi ini diharapkan menghasilkan keputusan cepat dan terukur.