BISNISMARKET.COM - Aparat kepolisian di Bogor berhasil menghentikan niat belasan remaja yang diduga akan melakukan aksi konvoi meresahkan dengan membawa bahan peledak rakitan. Tindakan cepat ini dilakukan untuk mencegah potensi gangguan ketertiban umum.
Peristiwa penertiban ini terjadi di wilayah Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Para remaja tersebut diamankan saat sedang dalam perjalanan menggunakan sepeda motor.
Penangkapan ini merupakan bagian dari operasi rutin yang ditingkatkan menjelang malam-malam tertentu untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat setempat. Petugas menemukan bahwa rombongan tersebut membawa sejumlah petasan.
Kapolsek Gunung Putri, Kompol Aulia Robby, mengonfirmasi insiden penangkapan tersebut. Ia menjelaskan bahwa kejadian ini berlangsung pada hari Rabu malam, tepatnya tanggal 18 Maret.
Saat dihentikan oleh petugas, kelompok remaja tersebut kedapatan sedang berhenti sejenak dengan maksud untuk menyalakan petasan yang mereka bawa. Hal ini memicu intervensi lebih lanjut dari pihak kepolisian.
"Adanya sekumpulan anak remaja dengan membawa petasan dan sebagian membawa kendaraan roda dua berboncengan dengan tujuan mau ke Puncak. Namun sebelum perjalan, rehat dan mau menyalakan petasan," kata Robby, Kamis (19/3/2026).
Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa rencana mereka adalah melanjutkan perjalanan ke kawasan Puncak sebelum akhirnya memutuskan untuk berhenti dan memicu petasan di lokasi tersebut.
Setelah diamankan, seluruh remaja yang berjumlah 15 orang tersebut langsung dibawa ke kantor polisi untuk menjalani proses pembinaan intensif. Pembinaan ini bertujuan memberikan efek jera dan edukasi.
"Adanya sekumpulan anak remaja dengan membawa petasan dan sebagian membawa kendaraan roda dia berboncengan dengan tujuan mau ke Puncak. Namun sebelum perjalan, rehat dan mau menyalakan petasan," ujar Robby, dilansir dari sumber berita.