BISNIS MARKET- Maraknya kasus keracunan massal siswa di berbagai daerah di tanah air karena menyantap menu Makan Bergizi Gratis atau MBG, ribuan siswa alami keracunan.
Adapun kasus keracunan massal yang terjadi di berbagai daerah salah satunya di Kabupaten Bandung Barat menyebabkan Pemkab setempat menyatakan Kasus Luar Biasa.
Diketahui bahwa kasus keracunan massal yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia telah menyebabkan lebih dari 7000 orang siswa yang menjadi korbannya.
Akhirnya, dengan kasus luar biasa akibat keracunan massal menu MBG ini, Pemerintah memutuskan untuk menutup sementara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bermasalah.
"SPPG yang bermasalah ditutup untuk sementara karena akan dilakukan evaluasi dan investigasi," ungkap Zulhas.
"Jadi yang bermasalah tutup sementara, dilakukan evaluasi dan investigasi," tutur Menko Pangan Zulkifli Hasan alias Zulhas kembali.
Disebutkan jika Zulhas memberikan paparannya terkait penutupan SPPG dan evaluasi di Gedung Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (28/9/2025).
Menurutnya, salah satu evaluasi utama dari SPPG adalah mengenai kedisiplinan, kualitas, hingga kemampuan juru masak.
Disebutkan bahwa pemeriksaan tidak hanya dilakukan di tempat yang terjadi kasus keracunan dan masalah lainnya, namun terhadap seluruh SPPG yang telah berdiri.