BISNISMARKET.COM - Pemerintah Kota Depok mengambil langkah antisipatif menjelang perayaan besar Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Keputusan ini berdampak langsung pada salah satu kegiatan rutin warga, yaitu Car Free Day (CFD).

CFD di Kota Depok akan mengalami masa libur sementara yang direncanakan berlangsung selama dua pekan penuh. Langkah ini diambil sebagai bagian dari persiapan matang menyambut hari kemenangan umat Islam.

Kebijakan peniadaan sementara ini telah dikonfirmasi oleh jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok. Fokus utama adalah memastikan kelancaran persiapan hari raya di berbagai lini publik.

Sekretaris Dishub Kota Depok, Nita Hernita, secara resmi mengumumkan jadwal spesifik kapan CFD akan ditangguhkan. Jadwal ini mencakup dua hari Minggu berturut-turut di pertengahan Maret.

"Kegiatan Car Free Day (CFD) Kota Depok untuk sementara diliburkan pada Minggu, 15 Maret 2026 dan Minggu, 22 Maret 2026," ujar Nita Hernita, menggarisbawahi periode vakum tersebut.

Penetapan tanggal libur ini dikaitkan langsung dengan kebutuhan persiapan dan puncak perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Hal ini menunjukkan prioritas pemerintah daerah saat momen sakral tersebut tiba.

Informasi mengenai penangguhan CFD ini dapat dilihat oleh publik melalui situs resmi Pemerintah Kota Depok. Hal ini disampaikan Nita Hernita pada hari Minggu, 15 Maret 2026, saat dikonfirmasi mengenai kebijakan tersebut.

"Sehubungan dengan persiapan dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, kegiatan Car Free Day (CFD) Kota Depok untuk sementara diliburkan pada Minggu, 15 Maret 2026," ujar Nita Hernita, dilansir dari situs Pemkot Depok.

Pernyataan lanjutannya mengonfirmasi pekan kedua peniadaan CFD yang juga krusial bagi prosesi hari raya. "serta Minggu, 22 Maret 2026," tambah Nita Hernita, menegaskan durasi libur dua minggu penuh.