BISNISMARKET.COM - Kabar mengejutkan datang dari dunia pasar modal Indonesia setelah Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas (Mansek), Oki Ramadhana, secara terbuka membenarkan keterlibatannya dalam proses pencalonan jajaran Direksi Bursa Efek Indonesia (BEI). Oki Ramadhana mendaftarkan diri untuk posisi bergengsi sebagai Direktur Utama BEI untuk periode kepengurusan tahun 2026 hingga 2030.
Saat dikonfirmasi oleh awak media di Gedung BEI, Jakarta, pada hari Senin, 11 Mei 2026, Oki memaparkan status pencalonannya saat ini. Ia menegaskan bahwa pendaftaran telah dilakukan dan kini tinggal menunggu tahapan proses lanjutan yang akan dilaksanakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Oki Ramadhana yang juga menjabat sebagai Komisaris Utama (Komut) BEI tersebut menyampaikan motivasinya dalam mengikuti kontestasi ini. Ia merasa memiliki kewajiban untuk turut serta dalam pembangunan dan kemajuan bangsa melalui institusi pasar modal.
"Kalau mendaftar, ya benar mendaftar tinggal proses. Nanti tinggal proses di OJK-nya seperti apa. Itu saja. Kita harus bantu negara ini," ungkap Oki Ramadhana saat dijumpai awak media di lokasi tersebut, Senin (11/5/2026).
Proses seleksi ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan BEI untuk periode kepengurusan yang akan datang. Sebelumnya, OJK telah mengumumkan bahwa mereka telah menerima beberapa paket calon yang diajukan untuk mengisi posisi strategis di bursa.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, memberikan keterangan resmi mengenai penerimaan berkas pencalonan tersebut. Hal ini disampaikannya dalam sebuah konferensi pers yang diadakan secara virtual pada Selasa, 5 Mei 2026.
"OJK telah menerima pengajuan 4 paket calon direksi BEI periode 2026-2030 yang kami periksa penuhi persyaratan awal pengajuan pendaftaran ke OJK," ujar Hasan Fawzi dalam konferensi pers virtualnya, Selasa (5/5/2026).
Hasan Fawzi menjelaskan lebih lanjut mengenai jumlah total nama yang masuk ke meja OJK untuk dievaluasi. Total terdapat 28 nama yang terbagi dalam empat paket, di mana masing-masing paket berisi komposisi tujuh orang untuk jajaran Direksi BEI.
Saat ini, OJK disebut sedang gencar melakukan berbagai tahapan pemeriksaan. Tahapan tersebut meliputi kelengkapan administrasi yang diajukan serta pemeriksaan latar belakang (background check) dan catatan dari setiap individu calon yang didaftarkan.