YOGYAKARTA, BisnisMarket.com - Siapa sangka, di balik krisis Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tersimpan potensi untuk lahirnya sebuah kisah sukses yang menginspirasi. Anselmus Wau, alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM), membuktikan bahwa keterpurukan bisa menjadi titik balik untuk meraih kesuksesan di dunia UMKM.
Titik Balik di Tengah Pandemi
Anselmus, seorang alumnus Departemen Pembangunan Sosial FISIPOL UGM, mengalami PHK saat pandemi Covid-19 melanda. Tak hanya itu, ia juga harus kehilangan ibunda tercinta di waktu yang hampir bersamaan. Kondisi ini membuatnya terpuruk, namun ia memilih untuk bangkit dan mengambil alih peran sebagai tulang punggung keluarga.
"Pandemi Covid-19 awal 2020 menjadi titik balik perjalanan hidup saya. Saya mengalami PHK akibat pengurangan karyawan, dan di waktu hampir bersamaan ibu meninggal dunia. Kondisi ini memaksa saya mengambil alih peran sebagai penopang ekonomi keluarga, termasuk membiayai pendidikan adik-adik. Pesangon yang saya terima dari perusahaan tentu tidak cukup untuk menopang kebutuhan jangka panjang," ungkapnya, seperti dikutip dari laman UGM diakses pada (17/2).
Berani Memulai dari Keripik Singkong
Dengan pesangon yang terbatas, Anselmus memberanikan diri membangun usaha pangan dari skala kecil. Pilihan jatuh pada keripik singkong, dengan pertimbangan segmentasi pasar yang luas. Ia mendirikan MAMOKA Group, sebuah UMKM yang berlokasi di Blimbingsari, Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta.
"Ini saya pilih karena produk bercita rasa manis sudah terlalu banyak pesaing," tuturnya, menjelaskan alasannya memilih rasa gurih dan pedas untuk keripik singkongnya.

Anselmus Wau (kiri berbaju merah) alumnus UGM menjadi korban PHK kini justru bisa sukses karena berbisnis singkong. (Foto situs web UGM)
Strategi Jitu dan Inovasi Tanpa Henti