BISNISMARKET.COM - Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, melakukan kunjungan resmi ke kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari Senin, 29 Juni 2026. Kunjungan ini merupakan langkah proaktif dalam upaya meningkatkan tata kelola perusahaan.

Tujuan utama dari pertemuan tersebut adalah untuk mendapatkan dukungan dan pendampingan langsung dari lembaga antirasuah tersebut dalam mengawal proyek-proyek strategis negara. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap praktik bisnis yang bersih.

Permintaan spesifik yang diajukan adalah agar KPK dapat melakukan pendampingan secara menyeluruh, terhitung sejak tahap awal perencanaan seluruh proyek hilirisasi yang melibatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Langkah ini dianggap krusial untuk memastikan integritas proyek.

"Permintaan spesifik yang diajukan adalah agar KPK melakukan pendampingan sejak tahap awal seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terlibat dalam proyek hilirisasi," kata Dony Oskaria.

Langkah pendampingan sejak dini ini diharapkan dapat memastikan bahwa seluruh proses pelaksanaan proyek berjalan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan dan menjunjung tinggi prinsip transparansi. Upaya ini juga bertujuan untuk meminimalkan potensi risiko penyimpangan.

Dengan adanya pengawasan ketat dari KPK sejak awal, diharapkan hasil akhir dari proyek-proyek hilirisasi BUMN dapat mencapai hasil yang maksimal dan memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional. Hal ini sejalan dengan agenda pemberantasan korupsi di sektor BUMN.

Kunjungan dan permintaan ini menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara sektor BUMN dan lembaga penegak hukum dalam menciptakan lingkungan usaha yang akuntabel. Ini merupakan upaya kolektif untuk menjaga aset negara.

Dilansir dari TREN.BISNISMARKET.COM, pertemuan ini menandai babak baru dalam upaya penguatan tata kelola perusahaan dan kepatuhan terhadap regulasi dalam pelaksanaan proyek-proyek strategis pemerintah.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Tren.bisnismarket. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.