BISNISMARKET.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan alokasi anggaran signifikan untuk program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) daerah. Dana sebesar Rp 99,9 miliar dipersiapkan untuk memfasilitasi mimpi para pelajar berprestasi menempuh pendidikan tinggi di kancah internasional.

Program ambisius ini ditargetkan mulai berjalan pada tahun 2027 mendatang. Tujuannya adalah untuk memberangkatkan 100 mahasiswa terpilih guna menempuh pendidikan jenjang Strata 2 (S2) dan Strata 3 (S3) di 11 negara tujuan.

"Yang LPDP ini sudah masuk pada anggaran dengan skema beasiswa. Jadi untuk LPDP ini untuk S2 dan S3 di luar negeri," ujar Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta, Nahdiana.

Lebih lanjut, Nahdiana menjelaskan bahwa anggaran telah dirancang secara matang untuk program ini. "Anggarannya sudah dirancang, ini ada Rp 99,9 sekian miliar yang diproyeksikan itu diterima untuk 100 orang penerima, tergantung nanti seleksi," tambahnya dalam rapat bersama Komisi E DPRD DKI Jakarta pada Senin, 27 Juli 2026.

Dari total kuota 100 penerima beasiswa, komposisi penerima akan dibagi berdasarkan jenjang pendidikan. Mayoritas penerima akan difokuskan untuk jenjang S2.

Sebanyak 70 persen dari total penerima beasiswa, atau sekitar 70 orang, diproyeksikan akan menempuh pendidikan Strata 2 (S2). Ini menunjukkan fokus Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan kualitas SDM pada jenjang magister.

Sementara itu, sisanya, yaitu 30 persen atau sekitar 30 orang, akan difokuskan untuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi, yakni Strata 3 (S3). Hal ini selaras dengan upaya peningkatan riset dan keahlian di tingkat doktoral.

Kadisdik DKI Jakarta, Nahdiana, juga menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta terus menjalin koordinasi intensif dengan LPDP pusat. "Kami terus berkoordinasi dengan LPDP pusat untuk proses pelaksanaannya karena memang ini baru pertama," jelasnya.

Koordinasi ini penting mengingat program beasiswa LPDP daerah ini merupakan inisiatif baru bagi Pemprov DKI Jakarta. "Jadi diproyeksikan nanti untuk S2 70 penerima dan S3 30 penerima," pungkas Nahdiana.