TANGERANG, BisnisMarket.com – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kembali menghadirkan inovasi pelayanan publik bertajuk Tangerang Taxpo Vol. 2. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu (26/4/2026) di kawasan hunian Talaga Bestari, Kabupaten Tangerang.

Setelah sukses menggelar edisi perdana di kawasan Car Free Day (CFD) Puspemkab Tangerang, Tangerang Taxpo Vol. 2 hadir sebagai bentuk transformasi pelayanan publik yang lebih humanis dan adaptif. Mengusung semangat "Melayani Lebih Dekat", pemerintah berupaya menjemput bola dengan hadir langsung di tengah aktivitas warga, alih-alih menunggu masyarakat datang ke kantor pemerintahan.

Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang, Slamet Budhi Mulyanto, menjelaskan bahwa melalui kegiatan ini, pihaknya ingin menghapus stigma negatif atau kekhawatiran masyarakat terhadap urusan perpajakan.

"Kami hadir langsung untuk melayani, mempermudah, dan memastikan bahwa pajak benar-benar kembali untuk kesejahteraan masyarakat," ujar Slamet.

Dalam acara ini, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan secara terpadu, mulai dari pembayaran PBB-P2, Pajak Kendaraan Bermotor (Samsat), hingga konsultasi pajak daerah. Selain layanan fisik di lokasi, Bapenda juga mendorong transformasi digital dengan menyediakan kanal pembayaran daring melalui Tokopedia.

Perwakilan Tokopedia menyatakan dukungannya terhadap inisiatif ini. "Kami percaya kemudahan akses adalah kunci meningkatkan kepatuhan pajak. Melalui pembayaran via Tokopedia, kami ingin menghadirkan pengalaman yang lebih praktis, aman, dan fleksibel bagi masyarakat," ungkapnya.

Acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai aktivitas publik seperti senam sehat, panggung musik lokal, bazar UMKM, hingga keterlibatan kreatif dari INTS.LAB dan konten kreator Gen Z. Founder Intens Entertainment, Anesrembes, menilai pendekatan ini efektif untuk membangun kepercayaan publik.

"Pelayanan publik hari ini harus dirasakan dan dipahami. Ketika pemerintah hadir di ruang hidup masyarakat secara humanis, maka kepercayaan dan budaya sadar pajak akan tumbuh dengan sendirinya," kata Anesrembes.

Pimpinan Proyek Kawasan Perumahan Talaga Bestari, Tatik Yudianti, turut mengapresiasi kolaborasi ini. Menurutnya, kehadiran layanan publik di kawasan hunian memberikan nilai tambah bagi warga dan menciptakan integrasi layanan yang nyata.