BISNISMARKET.COM - Volatilitas nilai tukar mata uang global menjadi salah satu tantangan utama yang mengancam stabilitas perekonomian berbagai negara, termasuk Indonesia saat ini. Dinamika ini diperparah oleh ketidakpastian arah kebijakan moneter di tingkat internasional serta meningkatnya tensi geopolitik di berbagai kawasan.

Upaya menjaga pergerakan nilai tukar tetap stabil merupakan fondasi penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional dan mempertahankan kepercayaan investor. Hal ini krusial untuk menjaga persepsi positif pasar terhadap fundamental ekonomi Indonesia.

Bank Indonesia (BI) sebagai otoritas moneter terus mengoptimalkan berbagai instrumen kebijakan yang dimiliki untuk memperkuat ketahanan eksternal. Respon cepat ini dilakukan sebagai antisipasi eskalasi potensi konflik, seperti perang di kawasan Timur Tengah, dengan penyesuaian kebijakan yang diperlukan.

Untuk mendalami isu krusial ini, CNBC Indonesia berkolaborasi dengan Bank Indonesia menyelenggarakan Central Banking Forum 2026. Acara ini mengusung tema sentral "Ketahanan Ekonomi Indonesia dalam Menghadapi Volatilitas Nilai Tukar Global".

Forum strategis ini dijadwalkan akan berlangsung pada hari Senin, 13 April 2026, bertempat di The Grand Ballroom, Mandarin Oriental Jakarta. Acara ini menjadi wadah penting untuk diskusi kebijakan moneter dan fiskal ke depan.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, dijadwalkan akan memberikan key

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Cnbcindonesia. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.