JAKARTA, BisnisMarket.com - Praktisi intelijen Kolonel (Purn) Sri Radjasa Chandra menilai Presiden Joko Widodo menunjukkan kegelisahan terkait kinerja Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Menurut Radjasa, sejumlah kasus besar yang ditangani Febrie kerap kali mengarah pada nama Presiden Jokowi, bahkan merambah ke ranah Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan melibatkan petingginya.

"Memang kita lihat kinerjanya Febrie begitu luar biasa dalam penegakan hukum. Tapi di balik luar biasanya itu, hampir semua kasus-kasus yang muncul nama Jokowi ada di persoalan itu," ungkap Radjasa dalam kanal YouTube Obor Rakyat Reborn, dikutip Senin (13/7).

Radjasa menduga penanganan kasus yang dilakukan Febrie menimbulkan keresahan tersendiri bagi Presiden Jokowi. Ia menyebut bahwa setidaknya ada dua kasus yang langsung menyentuh nama presiden, serta beberapa kasus lain yang mulai merambah ke ranah kepolisian dan melibatkan petinggi Polri.

Lebih lanjut, Radjasa menilai keberanian Febrie dalam menangani kasus-kasus tersebut tidak mungkin terlepas dari dukungan kekuasaan yang lebih tinggi.

"Enggak mungkin dia berani seperti ini kan, Prabowo itu pasti apapun persoalan," ucapnya, merujuk pada kemungkinan adanya dukungan dari kekuasaan yang lebih tinggi.

Ia juga berpendapat bahwa keberanian Polri dalam memproses Febrie juga didukung oleh pihak kepresidenan.

"Siapa? Ya itu Jokowi, sudah pasti itu. Di dalam setiap operasi-operasi seperti ini tidak mungkin Pak, tidak ada keterlibatan apa namanya, kekuasaan yang lebih tinggi, tidak mungkin, tidak akan," tandasnya.

Sebagai informasi, Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri telah menetapkan Febrie Adriansyah sebagai tersangka pada Sabtu, 11 Juli 2026.