BisnisMarket.com - Melakukan penyembelihan hewan untuk aqiqah biasanya dilakukan oleh umat Muslim. Bagi yang bertanya-tanya kenapa harus aqiqah pasti mereka belum paham dengan ajaran atau syariat Islam. Apalagi jika membandingkannya dengan hari raya kurban yang sama-sama melakukan penyembelihan.
Perbedaan di antara keduanya tentu terletak dari tujuannya. Aqiqah sendiri dilakukan sebagai rasa terima kasih atas terlahirnya di dunia sang anak. Untuk mendapatkan alasan lainnya yang lebih lengkap, simak penjelasannya berikut.
1. Mengamalkan Sunnah
Jika mendapatkan pertanyaan kenapa harus aqiqah setelah anak lahir? Salah satu jawabannya tentu untuk melaksanakan sunnah sesuai yang dilakukan oleh nabi dan rasul. Bagi setiap Muslim yang mengerjakannya, hal tersebut tentu menjadi bukti cinta kepada nabi.
Mengingat segala sesuatu yang dijarkan dan diperintah adalah perbuatan baik yang bisa mendatangkan pahala. Mempunyai arti sunnah dalam pelaksanaanya, berarti tidak wajib untuk dikerjakan. Jadi, jangan jadikan ibadah tersebut sebagai beban.
Waktu pelaksanaan terbaikya dapat dilakukan 7 hari setelah anak dilahirkan. Pilih dan pastikan untuk mencari hewan ternak domba atau kambing yang sehat. Dengan usia yang tidak terlalu muda dan tua, yaitu minimal 1 tahun.
2. Menunjukkan Rasa Syukur
Hidup lengkap dengan keturunan, yaitu putra dan putri tentu menjadi sebuah anugah bagi para orangtua. Berkat rasa syukur tersebutlah aqiqah dilakukan. Selain bentuk rasa terima kasih kepada sang pencipta.
Harapannya setelah mengerjakannya, maka segala doa baik untuk anak dan keluarga dapat diijabah. Pasalnya dalam acara tersebut, biasanya akan ada pembacaan doa untuk anak. Segala sesuatu yang baik pun dipanjatkan agar sang anak sehat dan tumbuh dengan baik.