Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih akan menghadapi tantangan berat pada sesi perdagangan Rabu (4/3). Para analis memperkirakan indeks domestik bakal melanjutkan tren pelemahan setelah ditutup terkoreksi pada hari sebelumnya. Kondisi pasar saat ini dinilai masih rentan terhadap tekanan jual yang cukup masif dari para pelaku pasar modal.
Herditya Wicaksana, Analis Teknikal MNC Sekuritas, mencermati bahwa IHSG saat ini sedang bergerak dalam fase tren menurun yang cukup kuat. Berdasarkan analisisnya, indeks berpotensi menguji area support di kisaran 7.686 hingga 7.846 jika tekanan jual terus berlanjut sepanjang hari ini. Herditya memproyeksikan pergerakan harian akan berada pada rentang support 7.712 dan 7.861, serta resistance di level 8.154 hingga 8.306. "IHSG masih berada dalam fase downtrend dan berpotensi menguji rentang 7.686-7.846 jika level support tidak mampu bertahan," ujar Herditya dalam riset hariannya. Ia menyarankan investor untuk tetap waspada terhadap pergerakan wave yang sedang terbentuk dalam struktur indeks saat ini. Sebagai strategi teknikal, Herditya merekomendasikan beberapa saham pilihan untuk dicermati seperti BRPT, DSNG, MDKA, dan UNTR.
Senada dengan hal tersebut, Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Nafan Aji menilai bursa saham tanah air tengah terjebak dalam fase pelemahan minor. Ia menyoroti adanya tekanan kuat dari faktor eksternal, terutama meningkatnya tensi konflik geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. Situasi global ini memicu sikap risk-off dari investor karena kekhawatiran akan lonjakan inflasi dan biaya energi dunia.
Nafan menjelaskan bahwa kenaikan harga komoditas energi akibat konflik tersebut berisiko menekan pertumbuhan ekonomi secara global. "IHSG berada dalam fase minor bearish, sehingga investor sebaiknya fokus pada saham berfundamental solid, valuasi murah, berpotensi reversal, serta disiplin dalam manajemen risiko," tuturnya. Untuk perdagangan hari ini, ia mematok level support di 7.861 dan 7.791, dengan resistance pada kisaran 8.060 hingga 8.142.
Melihat rekam jejak sebelumnya, IHSG terparkir di zona merah pada level 7.939 pada penutupan perdagangan Selasa (3/3) sore. Indeks mengalami penyusutan sebesar 77,06 poin atau merosot sekitar 0,96 persen dibandingkan dengan sesi perdagangan hari sebelumnya. Berdasarkan data RTI Infokom, total nilai transaksi mencapai Rp29,80 triliun dengan volume perdagangan menyentuh angka 47,13 miliar lembar saham.
Kondisi pasar pada penutupan kemarin mencatatkan sebanyak 347 saham yang terkoreksi, sementara 343 saham menguat dan 128 lainnya stagnan. Di tengah fluktuasi yang cukup tinggi ini, Nafan Aji memberikan rekomendasi saham ERAA, INCO, dan BRPT untuk dipertimbangkan oleh para investor. Meski demikian, seluruh keputusan investasi tetap menjadi tanggung jawab penuh para pembaca di tengah dinamika pasar yang dinamis.
Sumber: Cnnindonesia