BISNIS MARKET - Wakil Presiden Gibran Rakabuming mendukung penuh Gernas Ayo Mondok dalam mencetak santri yang melek digital. Dukungan ini disampaikan langsung dalam pertemuan dengan pengurus Gernas Ayo Mondok di Istana Wapres, Jakarta.

Sekretaris Jenderal Gernas Ayo Mondok KH Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) mengungkapkan komitmen Wapres tersebut. "Bapak Wakil Presiden berharap pesantren dapat mengajarkan santri melek digital, utamanya terkait IT, Artificial Intelligence, dan coding," ujar Gus Hans, dalam keterangan resminya, Senin (15/9/2025).

Gernas Ayo Mondok akan mengerahkan santri untuk mengikuti pelatihan AI dan coding yang diinisiasi pemerintah. Mereka mengajukan kuota 20% khusus untuk santri dari target satu juta peserta program.

"Kami coba ajukan kuota dua puluh persen dari kalangan santri untuk mengikuti pelatihan itu," kata Gus Hans. Program ini merupakan kolaborasi antara pemerintah dengan pihak swasta.

Gus Hans menegaskan bahwa pesantren merupakan wadah komplit untuk mencetak generasi muda yang berakhlak dan berkemampuan intelektual. Kecintaan santri terhadap NKRI juga menjadi alasan utama penguatan kompetensi digital.

Sementara itu, Ketum Gernas Ayo Mondok Gus Lukman Harist mengungkapkan pesan Wapres tentang pentingnya pesantren menerima kritik. "Bapak Wapres mengingatkan bahwa pesantren harus lebih siap menerima kritik maupun masukan dari wali murid," katanya.

Pertemuan ini murni membahas pengembangan pesantren tanpa membicarakan politik. Rencananya, akan digelar rakor nasional pada Oktober 2025 yang didukung penuh oleh Wapres Gibran.