JAKARTA, BisnisMarket.com - Talentlytica menyelenggarakan forum eksklusif bertajuk Diorama untuk membahas peran vital Sumber Daya Manusia (SDM) dalam percepatan transformasi digital. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kesiapan talenta agar organisasi dapat bergerak lebih adaptif di tengah perubahan zaman yang dinamis.
Berbeda dengan seminar formal, Diorama dirancang sebagai ruang diskusi santai bagi para praktisi HR dari berbagai perusahaan nasional. Para peserta berkesempatan berbagi pengalaman nyata mengenai dinamika pengelolaan tenaga kerja yang kini semakin kompleks dan menantang.
Isu krusial yang dibahas meliputi urgensi reskilling karyawan hingga tantangan mencetak pemimpin tangguh dalam organisasi berbasis data. Seluruh praktisi sepakat bahwa keberhasilan adopsi teknologi baru sangat bergantung pada kesiapan mental dan kompetensi manusianya.
Chief of Customer Success Talentlytica, Ahmad Fachrur Rivai, menyoroti fenomena organisasi yang terlalu fokus pada investasi teknologi semata. Ia menilai banyak perusahaan melupakan penguatan kapasitas individu yang seharusnya menjadi motor penggerak utama dari sistem tersebut.
“Kami sering melihat perusahaan berinvestasi besar pada sistem, tetapi belum sepenuhnya menguatkan kesiapan talenta di dalamnya,” ungkap sosok yang akrab disapa Alul ini, dalam keterangannya, Sabtu (14/3). Menurutnya, transformasi hanya akan berjalan efektif jika dipimpin dengan pendekatan yang tepat serta kesiapan SDM untuk berubah.

Chief of Customer Success Talentlytica, Ahmad Fachrur Rivai.
Alul menambahkan bahwa HR memiliki peran strategis dalam mengidentifikasi talenta yang memiliki learning agility atau ketangkasan belajar tinggi. Hal ini mencakup dorongan untuk upskilling yang relevan serta pembangunan sistem evaluasi kinerja yang berbasis pada perilaku nyata.
Kehadiran forum ini mendapat apresiasi positif dari HCBP PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney), Bintang Nur Rahmansyah, yang hadir sebagai peserta. Ia mengaku mendapatkan perspektif baru setelah berinteraksi dengan rekan sejawat dari latar belakang lini bisnis yang berbeda.
“Acaranya sangat seru serta insightful, dan kami senang bisa bertemu dengan teman-teman HR dari berbagai industri,” ujar Bintang. Dirinya menegaskan bahwa banyak pelajaran berharga yang didapat dari acara ini untuk diimplementasikan dalam manajemen perusahaan.
Melalui inisiatif Diorama, Talentlytica berkomitmen terus menghadirkan ruang kolaborasi bagi praktisi HR untuk bertukar perspektif dan pengalaman. Langkah ini mempertegas posisi Talentlytica sebagai mitra strategis dalam membangun kepemimpinan yang adaptif di era digital saat ini.