BISNIS MARKET - Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia Summit 2026 resmi digelar di Jakarta sebagai ajang apresiasi bagi ribuan penjual, kreator afiliasi, dan mitra strategis. Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam menghadapi pergeseran perilaku belanja masyarakat di era discovery e-commerce yang semakin dinamis.

Potensi ekonomi digital Indonesia yang diproyeksikan mencapai USD600 miliar pada tahun 2030 menjadikan kolaborasi antarplatform ini semakin krusial. Melalui konten kreatif dan interaksi komunitas, ekosistem ini diharapkan mampu menyumbang sekitar 8% terhadap total Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Executive Director Tokopedia and TikTok E-commerce Indonesia, Stephanie Susilo, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan berkelanjutan bagi para pelaku usaha lokal. “Tujuan kami adalah memperkuat peran sebagai ekosistem yang menghubungkan jutaan penjual agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas di tahun 2026,” ujar Stephanie, di Jakarta, baru-baru ini.

Menjelang momen krusial Ramadan, ajang ini juga meluncurkan Ramadan Growth Playbook sebagai panduan strategis untuk mengoptimalkan trafik penjualan yang melonjak. Program matchmaking antara penjual dan kreator konten turut dihadirkan guna memperkuat strategi pemasaran melalui video pendek dan siaran langsung.

Aspek keamanan tetap menjadi pilar utama melalui inisiatif Belanja Aman dan Jualan Nyaman yang secara ketat menyaring ratusan ribu akun penjual tidak patuh. Langkah ini mencakup peninjauan belasan juta produk sebelum ditayangkan guna menjamin praktik perdagangan yang adil dan melindungi hak konsumen di seluruh Indonesia.

Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Hermansyah Siregar, turut mengapresiasi langkah edukasi hak kekayaan intelektual (KI) yang dijalankan oleh kedua platform tersebut. Menurutnya, perlindungan kekayaan intelektual adalah fondasi utama bagi daya saing UMKM agar mereka dapat berjualan dengan tenang tanpa takut pemalsuan produk.

Keberhasilan program ini terlihat dari kenaikan empat kali lipat jumlah penjual di kategori 'Mall' yang menjamin keaslian produk serta layanan gratis ongkos kirim. Inovasi ini terbukti efektif mendongkrak transaksi rata-rata merek lokal hingga lebih dari 15 kali lipat dibandingkan periode operasional sebelumnya.

Tidak hanya berjaya di negeri sendiri, inisiatif Lokal Mendunia kini mulai membuka akses bagi brand Indonesia untuk merambah pasar Malaysia hingga Filipina. Program pendampingan terstruktur ini berhasil membantu sejumlah merek lokal meraih pertumbuhan penjualan yang sangat signifikan melalui ekosistem regional TikTok Shop.