BISNISMARKET.COM - Pernikahan antara Mbah Tarman, pria berusia 74 tahun asal Wonogiri, Jawa Tengah, dan Sheila Arika, gadis muda asal Pacitan, Jawa Timur, menjadi sorotan publik setelah mahar yang disebutkan dalam akad nikah mencapai Rp3 miliar dalam bentuk cek. Pernikahan yang digelar di Desa Jeruk, Kecamatan Bandar, Pacitan ini viral di media sosial karena jarak usia yang terpaut hampir lima dekade serta nilai mahar yang fantastis. 

Namun di balik viralnya kisah ini, terdapat rangkaian peristiwa yang membuat publik bertanya-tanya mengenai kebenaran mahar tersebut dan sosok sang pengantin pria.
Awal mula pertemuan antara Mbah Tarman dan Sheila Arika terjadi sekitar satu bulan sebelum akad berlangsung. Menurut penuturan keluarga, Tarman datang ke rumah orang tua Sheila dengan niat serius untuk melamar. 

Saat itu, ia memperkenalkan diri sebagai seseorang yang dekat dengan pengusaha rokok dan cengkeh ternama, bahkan disebut sebagai orang kepercayaan pengusaha besar di sektor tersebut. Keluarga Sheila yang mengenalnya sebagai sosok santun dan berpenampilan rapi pun menyambut baik niat Tarman untuk meminang putri mereka. Ia juga menjelaskan bahwa dirinya berasal dari Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Pernikahan keduanya digelar sederhana namun meriah di rumah keluarga mempelai perempuan. Dalam ijab kabul, disebutkan mahar berupa seperangkat alat salat dan sebuah cek senilai Rp3 miliar. Momen penyerahan mahar itu terekam dalam video dan menjadi viral di berbagai platform media sosial. Namun tak lama setelah viral, beredar isu bahwa Tarman kabur usai pernikahan dan membawa barang-barang dari rumah mempelai perempuan.

Isu tersebut segera dibantah oleh pihak keluarga. Ibu Sheila, Kana Kumalasari, menegaskan bahwa sang menantu tidak kabur, melainkan sedang berbulan madu bersama istrinya. Keduanya bahkan sempat melakukan panggilan video dengan keluarga di Pacitan untuk memastikan kondisi mereka baik-baik saja. Pernyataan ini juga diperkuat oleh aparat setempat yang menyebut bahwa kedua pengantin memang tengah menikmati waktu berdua setelah pernikahan.

Meski begitu, perbincangan publik tak berhenti di situ. Cek bernilai Rp3 miliar yang dijadikan mahar menjadi pusat perhatian. Banyak yang meragukan keaslian cek tersebut karena hingga kini belum diketahui apakah telah dicairkan atau belum. Keluarga Sheila sendiri mengaku belum tahu pasti kapan cek itu akan dicairkan, meski mereka membenarkan bahwa mahar tersebut memang diberikan dalam bentuk cek, bukan uang tunai.

Di sisi lain, beredar pula dugaan bahwa kakek tersebut memiliki latar belakang misterius. Beberapa warga menyebut dirinya pernah berpindah tempat tinggal di beberapa wilayah di Jawa Tengah dan dikenal memiliki hubungan luas dengan sejumlah pengusaha. Namun kebenaran informasi tersebut masih simpang siur, karena pihak keluarga maupun aparat belum memberikan pernyataan resmi mengenai masa lalunya.

Kini, publik menunggu kejelasan terkait keaslian cek Rp3 miliar tersebut. Apakah benar dapat dicairkan, atau hanya simbolis belaka dalam prosesi pernikahan? Sementara itu, pasangan pengantin baru tersebut dikabarkan masih belum kembali ke Pacitan, dan pihak keluarga terus berharap agar mereka segera pulang untuk menjernihkan kabar yang terlanjur menyebar luas di masyarakat.***