BISNISMARKET.COM - PT Wahana Ottomitra Multiart (WOM Finance) telah mengumumkan rencana pembagian dividen tunai kepada para pemegang sahamnya untuk tahun buku yang telah berakhir. Keputusan ini diambil setelah melalui serangkaian rapat internal dan persetujuan pemegang saham.
Total nominal dividen yang akan dibagikan oleh perusahaan pembiayaan ini mencapai angka yang signifikan, yaitu sebesar Rp 42,76 miliar. Jumlah ini merefleksikan kinerja positif perusahaan sepanjang tahun fiskal sebelumnya.
Secara spesifik, besaran dividen tunai yang akan diterima oleh setiap pemegang saham ditetapkan pada nominal Rp 12,28 untuk setiap lembar saham yang dimiliki. Ini menjadi kabar baik bagi investor yang menantikan imbal hasil investasi mereka.
Pembagian dividen ini merupakan realisasi dari kebijakan alokasi laba bersih perusahaan yang telah disepakati bersama. Alokasi dana tersebut menunjukkan transparansi perusahaan dalam mengelola keuntungan yang diperoleh.
Terkait proporsi pembagiannya, dana dividen tunai tersebut setara dengan 30% dari total laba bersih yang berhasil dicatatkan oleh WOM Finance pada tahun buku 2025. Angka ini menunjukkan rasio pembayaran dividen (DPR) yang cukup menarik bagi investor.
Informasi mengenai jadwal pasti kapan dividen tersebut akan dibayarkan dan tanggal pencatatan (recording date) akan segera diumumkan secara resmi oleh manajemen WOM Finance. Investor perlu memantau pengumuman lebih lanjut untuk memastikan hak mereka.
Bagi para investor, potensi cuan yield dari pembagian dividen ini menjadi salah satu pertimbangan utama saat memegang saham WOMF. Tingkat yield ini akan bergantung pada harga saham saat ini di bursa efek.
"WOM Finance akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 12,28 per saham, atau total Rp 42,76 miliar (30% dari laba bersih 2025)," demikian disebutkan dalam rilis resmi perusahaan mengenai alokasi laba tersebut.
Investor disarankan untuk mencermati jadwal cum-date dan ex-date dividen agar tidak terlewatkan kesempatan untuk menerima pembayaran tunai tersebut. Hal ini penting untuk perencanaan investasi jangka pendek maupun panjang.