BISNISMARKET.COM - Sebuah rekaman video yang menyajikan realitas kehidupan rumah tangga yang sesungguhnya kini menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial Indonesia. Kejadian ini secara efektif menyoroti isu serius mengenai distribusi beban kerja domestik yang selama ini cenderung hanya dibebankan pada kaum perempuan.

Awal mula sorotan ini bermula dari unggahan yang dibagikan melalui akun Instagram milik seorang ibu rumah tangga dengan nama akun @selvi_komaru_zaman. Dalam unggahan tersebut, terlihat kondisi rumah yang sedang dalam keadaan berantakan dan tidak terurus.

Peristiwa ini menampilkan potret jujur dari seorang ibu bernama Selvi yang sedang menghadapi cobaan sakit. Akibat kondisinya tersebut, tumpukan pekerjaan rumah tangga yang seharusnya dikerjakan mulai menumpuk secara signifikan dan tak terkendali.

Unggahan video tersebut secara gamblang menampilkan kekacauan yang terjadi di kediaman Selvi. Terlihat jelas adanya tumpukan pakaian kotor yang menggunung, kondisi lantai dapur yang berserakan, serta wastafel yang penuh dengan piring kotor menunggu untuk dicuci.

Kondisi visual yang memilukan ini kemudian menjadi latar belakang bagi Selvi untuk menyampaikan pengakuannya mengenai beban ganda yang selama ini ia pikul sebagai seorang ibu rumah tangga. Beban ini menjadi semakin berat saat ia harus menghadapi sakit fisiknya.

Dilansir dari akun Instagram @selvi_komaru_zaman, Selvi menyertakan keterangan singkat yang sangat menyentuh hati publik mengenai situasi yang ia hadapi saat itu. Ia menuliskan, "Saatnya WIB, waktu ibu beberes 😅," ungkapnya.

Keterangan tersebut menggarisbawahi bahwa waktu istirahat atau waktu pribadi bagi seorang ibu sering kali sepenuhnya terkuras habis hanya untuk menyelesaikan tugas-tugas domestik yang seolah tidak pernah ada habisnya. Hal ini menunjukkan adanya tekanan waktu yang konstan.

Viralitas video ini diharapkan dapat membuka mata publik, khususnya para suami dan anggota keluarga lainnya, mengenai pentingnya pembagian tugas yang adil. Beban domestik yang tak terlihat ini sering kali berkontribusi pada kelelahan fisik dan mental para ibu.

Kisah Selvi ini menjadi momentum penting untuk mendorong diskusi lebih lanjut mengenai dukungan yang dibutuhkan oleh para ibu rumah tangga. Diperlukan kesadaran kolektif agar pekerjaan rumah tangga tidak lagi dianggap sebagai tanggung jawab tunggal satu pihak saja.