BANTEN, BisnisMarket.com - Badan Semi Otonom (Basnom) Womenpreneur BPD HIPMI Banten telah resmi memulai babak baru setelah melangsungkan seremoni pelantikan di Hotel Horison Ultima Ratu pada Kamis (7/5/2026). Momentum bersejarah ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi perempuan dalam peta kepemimpinan dan pembangunan ekonomi di Provinsi Banten.
Dalam pelantikan tersebut, sosok pengusaha sukses Selvi Andayani secara sah ditetapkan sebagai Ketua Basnom Womenpreneur BPD HIPMI Banten. Ia akan memimpin organisasi ini didampingi oleh Lina Mardiyah Umar sebagai sekretaris dan Daslah yang dipercaya mengemban tanggung jawab sebagai bendahara.
Ketua Basnom Womenpreneur BPD HIPMI Banten, Selvi Andayani, menegaskan bahwa jabatan ini merupakan amanah besar untuk menciptakan perubahan nyata bagi kaum perempuan.
“Hari ini bukan hanya seremoni pelantikan, melainkan awal dari komitmen bersama membangun ekosistem perempuan yang lebih kuat,” tegas Selvi penuh optimisme, dalam keterangannya, Jumat (15/5/2026).
Sebagai CEO PT Cleanup Indonesia Sejahtera, Selvi membawa visi besar untuk mentransformasi paradigma perempuan agar lebih proaktif dalam menciptakan peluang bisnis. Ia menekankan bahwa perempuan masa kini tidak boleh hanya menunggu bola, melainkan harus aktif memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi di sekitarnya.
Selvi juga berkomitmen menjadikan Womenpreneur Banten sebagai wadah inklusif bagi para pelaku usaha untuk saling terhubung dan meningkatkan kompetensi diri. Ia percaya bahwa ketika perempuan diberdayakan secara maksimal, maka dampak positifnya akan dirasakan langsung oleh perekonomian dan kesejahteraan masyarakat luas.
Ketua Umum Womenpreneur BPP HIPMI, Melissa Hamid, turut memberikan apresiasi tinggi atas semangat kolaborasi yang diusung oleh jajaran pengurus baru tersebut. Menurutnya, organisasi ini harus menjadi panggung sekaligus tanggung jawab besar bagi setiap anggota untuk membawa dampak sosial yang signifikan.
“Womenpreneur ini bukan sekadar komunitas biasa, melainkan jaringan dan tanggung jawab besar bagi perempuan untuk berkembang,” ungkap Melissa Hamid dalam sambutannya.
Sinergi antara pengusaha daerah dan pusat diharapkan mampu melahirkan berbagai program pembinaan yang lebih inovatif serta terukur.