JAKARTA, BisnisMarket.com - Samsung kembali meramaikan pasar smartphone premium dengan meluncurkan Samsung Galaxy S26 Ultra, perangkat flagship terbaru yang membawa berbagai teknologi mutakhir.
Smartphone ini hadir dengan peningkatan performa yang signifikan berkat penggunaan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, yang diklaim mampu memberikan kinerja sekitar 15 persen lebih cepat dibanding generasi sebelumnya.
Dari sisi tampilan, Galaxy S26 Ultra mengusung layar 6,85 inci berteknologi 2K LTPO AMOLED. Panel ini mampu menghasilkan kecerahan hingga 2.600 nits, menjadikannya sangat nyaman digunakan di berbagai kondisi pencahayaan, termasuk di luar ruangan.
Di atas kertas, kombinasi spesifikasi tersebut menjadikan perangkat ini terlihat sangat mengesankan. Namun ketika digunakan dalam aktivitas sehari-hari, beberapa fitur baru justru memunculkan sejumlah kompromi yang menarik untuk dibahas.
Teknologi Privacy Display Jadi Sorotan
Salah satu inovasi yang paling menonjol pada Galaxy S26 Ultra adalah hadirnya fitur Privacy Display berbasis hardware. Teknologi ini dirancang untuk menjaga kerahasiaan informasi di layar dengan cara membatasi sudut pandang tampilan.
Dengan fitur ini, layar hanya dapat terlihat jelas oleh pengguna yang berada tepat di depan perangkat. Orang yang berada di samping atau di belakang akan kesulitan melihat isi layar, sehingga privasi pengguna lebih terjaga saat berada di tempat umum.
Meski terdengar sangat bermanfaat, penggunaan Privacy Display juga membawa dampak tertentu. Saat fitur ini diaktifkan, tingkat kecerahan layar akan menurun dan warna yang ditampilkan tidak seakurat saat mode normal.
Hal ini menjadi cukup menarik perhatian karena selama ini kualitas layar merupakan salah satu keunggulan utama smartphone Samsung.