JAKARTA, BisnisMarket.com - Pergerakan saham PT Surya Semesta Internusa Tbk atau PT Surya Semesta Internusa Tbk kembali menjadi sorotan pasar setelah perusahaan membukukan pertumbuhan kinerja yang cukup agresif pada kuartal pertama 2026.
Emiten yang dikaitkan dengan taipan Prajogo Pangestu dan Grup Djarum tersebut dinilai sedang berada dalam momentum positif, terutama dari lini bisnis hospitality dan properti industri.
Dilansir dari laman investor.id, jika RHB Sekuritas melihat tren pertumbuhan SSIA masih akan berlanjut hingga beberapa kuartal ke depan. Bahkan, target harga saham SSIA resmi direvisi naik dari Rp1.700 menjadi Rp2.200 per saham.
Jika target itu tercapai, investor berpotensi menikmati kenaikan sekitar 29 persen.
Wisatawan Asing Jadi Pemicu Utama Pertumbuhan
Meningkatnya jumlah wisatawan mancanegara menjadi salah satu faktor penting yang mendongkrak performa SSIA tahun ini.
Kementerian Pariwisata mencatat jumlah wisatawan asing selama kuartal I-2026 mencapai 3,4 juta kunjungan atau naik sekitar 8 persen dibanding periode sebelumnya.
Tak hanya jumlah kunjungan yang bertambah, rata-rata pengeluaran wisatawan juga ikut naik hingga mencapai US$1.345 per perjalanan.
Situasi ini memberi dampak besar bagi bisnis hotel milik SSIA yang mengalami peningkatan okupansi secara konsisten.