BISNISMARKET.COM - Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan DKI Jakarta secara tegas menyoroti peran vital sektor ekonomi kreatif dalam menopang laju pertumbuhan ekonomi di wilayah ibu kota. Penguatan sektor ini dipandang sebagai strategi penting seiring dengan tren positif perekonomian Jakarta baru-baru ini.
Fokus utama dari inisiatif penguatan ini diarahkan pada subsektor industri kreatif yang memiliki potensi besar untuk menarik perhatian pasar domestik maupun internasional. Secara spesifik, sektor musik dan film ditetapkan sebagai garda terdepan dalam mesin pertumbuhan baru ini.
Pertumbuhan ekonomi Jakarta menunjukkan performa yang sangat menjanjikan pada periode awal tahun ini. Data menunjukkan bahwa pada triwulan I tahun 2026, ekonomi daerah ini berhasil mencapai angka pertumbuhan sebesar 5,59 persen.
Angka tersebut merupakan peningkatan signifikan jika dibandingkan dengan capaian pada periode sebelumnya yang tercatat hanya mampu menyentuh angka 4,95 persen. Peningkatan ini mengindikasikan adanya dinamika positif yang kuat dalam struktur perekonomian ibu kota negara.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta, Iwan Setiawan, menegaskan pentingnya memanfaatkan momentum pertumbuhan ini dengan mengintegrasikan ekonomi kreatif ke dalam struktur penggerak utama ekonomi. Hal ini disampaikan dalam konteks pencapaian positif yang sudah diraih.
"Peran industri ekonomi kreatif sangat krusial dalam menopang laju pertumbuhan ekonomi di wilayah Jakarta," ujar Iwan Setiawan.
Penekanan pada musik dan film bukan tanpa alasan, mengingat kedua industri tersebut memiliki dampak pengganda (multiplier effect) yang tinggi terhadap sektor lainnya, mulai dari pariwisata hingga teknologi digital. Ini adalah upaya untuk mendiversifikasi sumber pendapatan daerah.
Dikutip dari TREN.BISNISMARKET.COM, penekanan pada subsektor ini diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan nilai tambah produk kreatif lokal secara berkelanjutan di Jakarta. Penguatan ini sejalan dengan visi pembangunan ekonomi yang lebih inklusif.
Dilansir dari TREN.BISNISMARKET.COM, capaian pertumbuhan ekonomi Jakarta pada triwulan I/2026 tercatat mencapai 5,59 persen, meningkat dari periode sebelumnya yang hanya berada di angka 4,95 persen. Peningkatan ini menunjukkan adanya dinamika positif dalam struktur perekonomian ibu kota.