BISNISMARKET.COM - Growth mindset atau pola pikir berkembang merupakan sebuah keyakinan bahwa kemampuan seseorang, termasuk dalam hal mengelola keuangan, dapat terus diasah melalui proses belajar dan pengalaman. Konsep penting ini menjadi sangat relevan dalam menghadapi tantangan ekonomi dan gaya hidup modern saat ini.

Konsep fundamental ini pertama kali diperkenalkan oleh psikolog terkemuka, Carol Dweck, yang kini diterapkan secara luas dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk literasi finansial pribadi. Inti dari growth mindset dalam keuangan adalah peningkatan berkelanjutan atas cara seseorang mengelola asetnya dari waktu ke waktu.

Perbedaan mendasar terlihat ketika membandingkannya dengan fixed mindset atau pola pikir tetap, di mana seseorang cenderung pasrah terhadap kondisi finansial yang ada. Sebagai contoh, orang dengan fixed mindset mungkin merasa gaji kecil membuat mereka mustahil menabung, sementara yang lain akan aktif mencari jalan keluar.

Orang yang menganut pola pikir berkembang memandang kondisi keuangan mereka sebagai sesuatu yang dinamis dan bisa diubah, bukan sebagai takdir permanen. Fokus utama mereka selalu diarahkan pada area mana yang bisa diperbaiki dan ditingkatkan, alih-alih terpaku pada keterbatasan yang sedang dihadapi.

Ketika menghadapi hambatan finansial, seperti pengeluaran yang membengkak atau keputusan investasi yang kurang menguntungkan, responsnya cenderung konstruktif. Mereka tidak berlarut-larut menyalahkan diri sendiri, melainkan segera menjadikannya momentum evaluasi untuk menyusun strategi yang lebih baik ke depan.

Pendekatan yang berorientasi pada solusi ini secara otomatis mempercepat kurva pembelajaran seseorang dalam dunia perencanaan keuangan. Selain itu, growth mindset mendorong inisiasi tindakan meskipun dirasa belum sepenuhnya siap, karena pemahaman mendalam akan tumbuh seiring praktik.

Dikutip dari CNBC Indonesia, beberapa pola perilaku yang sering terlihat pada individu dengan pola pikir berkembang dalam finansial adalah tidak hanya berhemat, tetapi juga aktif mencari peluang untuk meningkatkan arus kas masuk mereka. Mereka melihat potensi pertumbuhan penghasilan sama pentingnya dengan pengendalian pengeluaran.

Dalam jangka panjang, adopsi pola pikir ini memberikan fondasi yang sangat signifikan bagi stabilitas keuangan seseorang. Mereka menjadi lebih tangkas dalam beradaptasi terhadap guncangan ekonomi karena terbiasa mencari cara mengatasi masalah, bukan sekadar mencari pembenaran atas kegagalan.

"Orang dengan growth mindset melihat kondisi finansial sebagai sesuatu yang dinamis. Artinya, apa yang terjadi hari ini tidak menentukan masa depan secara permanen," demikian salah satu prinsip utama yang mendasari perubahan pengelolaan uang ini.