JAKARTA, BisnisMarket.com – Nama pakar ekonomi politik Ichsanuddin Noorsy kembali menjadi perbincangan hangat di awal tahun 2026. Sosok yang dikenal vokal terhadap kebijakan pemerintah ini melontarkan pernyataan mengejutkan terkait keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP), sebuah badan internasional baru yang dibentuk untuk stabilitas pascakonflik di Gaza.

Noorsy mengklaim bahwa Indonesia dibebani kewajiban membayar iuran hingga Rp17 triliun untuk menjadi anggota dewan tersebut. Pernyataan ini memicu perdebatan luas di ruang publik, terutama mengenai transparansi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Siapa Ichsanuddin Noorsy?

Lahir di Jakarta pada 9 September 1958, Ichsanuddin Noorsy bukanlah orang baru di dunia analisis kebijakan. Ia memiliki latar belakang pendidikan yang kuat, termasuk gelar Doktor Ilmu Ekonomi dari Universitas Airlangga dan Magister Administrasi Publik dari Universitas Indonesia.

Beberapa poin penting dalam perjalanan kariernya meliputi: