JAKARTA, BisnisMarket.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan tertinggi dalam penerimaan pajak selama Semester I tahun 2026.
Hingga akhir Juni 2026, penerimaan dari PPN dan PPnBM tercatat mencapai Rp380 triliun. Angka ini menunjukkan lonjakan signifikan sebesar 42,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurut Purbaya, lonjakan ini merupakan sinyal positif bahwa konsumsi masyarakat serta aktivitas ekonomi domestik tetap terjaga, meski di tengah berbagai tantangan ekonomi global.
"Ini menunjukkan memang betul-betul ada perbaikan di perekonomian ke depan," ujar Purbaya saat rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, dikutip pada Rabu (8/7).
Pertumbuhan signifikan pada penerimaan PPN mencerminkan peningkatan transaksi barang dan jasa di dalam negeri. Kondisi ini menegaskan permintaan domestik yang tetap kuat dan berperan sebagai penopang utama penerimaan negara sepanjang semester pertama tahun ini.
Secara keseluruhan, total penerimaan pajak hingga Semester I-2026 mencapai Rp1.035,7 triliun, tumbuh 24,6% dibandingkan tahun sebelumnya. Realisasi ini setara dengan 43,9% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.
Purbaya menjelaskan bahwa peningkatan penerimaan pajak didukung oleh kombinasi kondisi ekonomi domestik yang stabil, efektivitas implementasi sistem Coretax, serta penguatan langkah intensifikasi dan ekstensifikasi perpajakan.
Meskipun demikian, ia mengakui bahwa sistem Coretax masih memiliki sejumlah kelemahan yang sedang dalam proses pembenahan. Penyempurnaan sistem administrasi perpajakan ini diharapkan dapat mempermudah wajib pajak sekaligus meningkatkan kepatuhan.
"Jadi walaupun Coretax ada cacatnya, tapi dampaknya cukup signifikan juga untuk meningkatkan pendapatan perpajakan. Kita akan perbaiki terus kelemahan-kelemahan di Coretax supaya ke depan masyarakat semakin gampang menggunakan Coretax sehingga pajak naik lagi," tambahnya.