BISNISMARKET.COM - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) memanfaatkan momentum Ramadan untuk menyelenggarakan program inspiratif bertajuk Ramadan Madani, Maknai Harmoni. Program ini bertujuan menyalurkan kebaikan sekaligus memberikan wawasan baru bagi kelompok rentan, sejalan dengan semangat berbagi di bulan suci. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian inisiatif positif PNM selama Ramadan, termasuk kajian rutin dan buka puasa bersama.
Puncak dari rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 5 Maret 2026, di mana PNM memberikan santunan kepada 250 anak yatim dan dhuafa. Penerima manfaat berasal dari Yayasan Kota Pelangi, Yayasan Aisyiyah Taman Menteng, serta anak-anak dari keluarga nasabah Mekaar yang tergolong dhuafa. Selain kegiatan spiritual seperti mengaji dan mendengarkan tausiyah, agenda utama adalah memperkenalkan mereka pada dunia kerja.
Inovasi kegiatan ini terlihat dari sesi roleplay yang memungkinkan anak-anak merasakan langsung alur kerja di berbagai divisi PNM. Mereka diperkenalkan pada proses konkret bagaimana PNM menjalankan mandat pemberdayaan terhadap pelaku usaha ultra mikro, mikro, dan kecil. Pengenalan dunia kerja ini dikemas secara ringan melalui permainan edukatif agar mudah dicerna oleh peserta.
Didampingi langsung oleh para Insan PNM, anak-anak mempraktikkan aktivitas sederhana yang mereplikasi peran setiap divisi dalam mendukung masyarakat prasejahtera. Salah satu peserta mengungkapkan antusiasismenya setelah mengikuti simulasi tersebut. "Seru sekali bisa ikut kegiatan ini. Aku jadi tahu kalau bekerja bisa membantu banyak orang. Semoga nanti aku juga bisa punya pekerjaan yang bermanfaat seperti kakak-kakak di sini," ujarnya.
Pengalaman langsung dalam simulasi ini diharapkan dapat menanamkan benih semangat dan harapan besar dalam diri para peserta. PNM berupaya menunjukkan bahwa setiap anak, terlepas dari latar belakang sosial ekonominya, memiliki peluang yang sama untuk meraih mimpi dan memberikan kontribusi positif bagi komunitas. Hal ini sejalan dengan filosofi PNM dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat.
Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya menumbuhkan optimisme bagi masa depan mereka. "Ramadan selalu menjadi waktu terbaik untuk berbagi dan menumbuhkan kepedulian," jelas Dodot. Ia menambahkan, melalui pengalaman singkat ini, anak-anak didorong untuk melihat bahwa kesempatan belajar, bertumbuh, dan memberi manfaat bagi sesama selalu terbuka lebar.
Secara keseluruhan, inisiatif Ramadan Madani ini berhasil mengintegrasikan nilai spiritualitas dengan edukasi praktis mengenai pemberdayaan ekonomi. PNM menunjukkan komitmennya tidak hanya menyantuni secara materi, tetapi juga secara kognitif, membekali generasi muda dengan visi menjadi agen perubahan ekonomi di masa depan.