JAKARTA, BISNISMARKET.COM - Perjalanan Nana DA8, peserta asal Bulungan, Kalimantan Utara, harus terhenti di babak Top 37 Dangdut Academy 8 (DA8) Indosiar.
Meskipun langkahnya terhenti, Nana berhasil meninggalkan kesan mendalam berkat kemampuan vokal dan aksi panggungnya yang unik, memadukan unsur menyanyi dangdut dengan tarian.
Nama Nana mulai mencuri perhatian sejak tahap audisi DA8. Berasal dari daerah yang jarang disorot di ajang pencarian bakat nasional, Nana membuktikan bahwa talenta dari daerah mampu bersaing di panggung besar. Ia diketahui memiliki nama asli Asna Kirani dan sehari-hari beraktivitas sebagai guru sanggar tari.
Latar belakang ini menjadi keunikan Nana, yang tidak hanya mengandalkan kemampuan bernyanyi, tetapi juga mengolah gerakan tubuh sehingga penampilannya terlihat lebih hidup dan energik. Perpaduan vokal dangdut dengan koreografi menjadi ciri khasnya.
Perjalanannya di DA8 dimulai dari babak audisi. Saat tampil di Audition Group 2, ia membawakan lagu "Egois" milik Lesti Kejora. Meskipun harus tampil di hadapan penyanyi asli lagu tersebut, ia berhasil melewati tekanan dan mendapatkan Golden Ticket.
Momen menarik terjadi ketika ia menunjukkan kemampuan menarinya, bahkan sempat mengajarkan gerakan kepada para juri. Keberhasilan ini berlanjut ke babak Final Audition Grup 2 dengan membawakan lagu "Secret Love", yang akhirnya mengantarkannya lolos sebagai salah satu Academia DA8.
Namun, persaingan ketat di babak Top 37 mengharuskan Nana mengakhiri perjuangannya. Meski tersenggol, penampilan Nana tetap mendapatkan apresiasi dari penonton.
Banyak yang menilai Nana memiliki karakter panggung kuat berkat kombinasi kemampuan menyanyi dan seni tari. Pengalamannya di DA8 menjadi bekal berharga dan membuka peluang lebih luas di dunia hiburan.***