BISNISMARKET.COM - PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) telah mengumumkan rencana penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang akan datang. Rapat penting ini dijadwalkan untuk membahas kinerja perseroan sepanjang tahun buku 2025.

Keputusan strategis mengenai arah perusahaan akan menjadi fokus utama dalam pertemuan pemegang saham tersebut. Segala keputusan terkait pengesahan laporan keuangan tahunan menjadi salah satu agenda krusial yang harus diselesaikan.

Selain evaluasi kinerja, RUPST juga akan membahas potensi perubahan dalam struktur kepengurusan perusahaan. Hal ini mengindikasikan adanya peninjauan terhadap jajaran direksi dan komisaris yang memimpin bank tersebut.

"Maybank Indonesia akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2025 pada 17 April 2026," demikian pernyataan resmi perusahaan mengenai jadwal rapat tersebut.

Lokasi pelaksanaan RUPST telah ditetapkan di Sentral Senayan III, Lantai 28, Jakarta, dan akan dimulai tepat pukul 14.00 WIB. Informasi ini diperoleh dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 26 Maret 2026.

Hak suara pemegang saham untuk berpartisipasi dalam rapat ini ditentukan berdasarkan kepemilikan saham yang tercatat per tanggal 25 Maret 2026. Tanggal tersebut menjadi batas akhir pencatatan bagi pemegang saham yang berhak hadir.

Salah satu agenda penting lainnya adalah permintaan persetujuan terkait penunjukan akuntan publik yang akan mengaudit laporan keuangan untuk tahun buku 2026. Hal ini mencakup penetapan honorarium serta persyaratan lain yang menyertainya.

Di sisi tata kelola perusahaan, pemegang saham juga akan menetapkan honorarium bagi anggota Dewan Komisaris. Keputusan ini merupakan bagian dari mekanisme transparansi remunerasi dewan pengawas.

Lebih lanjut, rapat juga akan melimpahkan kewenangan kepada Dewan Komisaris. Kewenangan tersebut adalah untuk menentukan gaji dan tunjangan bagi jajaran Direksi serta Dewan Pengawas Syariah sepanjang tahun buku 2026.