BISNISMARKET.COM - Bank Mandiri menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung pertumbuhan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tanah air melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Realisasi penyaluran dana KUR ini terus menunjukkan tren positif yang signifikan.
Hingga periode Februari 2026, total dana KUR yang berhasil disalurkan oleh Bank Mandiri telah mencapai angka fantastis, yaitu sebesar Rp 7,35 triliun. Angka ini menandakan percepatan langkah bank dalam merealisasikan program pemerintah tersebut.
Penyaluran dana KUR tersebut tidak hanya dilihat dari nominalnya saja, tetapi juga dari jangkauan penerima manfaat yang sangat luas. Total terdapat 59.327 pelaku UMKM yang telah menerima kucuran modal usaha dari Bank Mandiri.
Penerima manfaat yang tersebar di berbagai daerah ini menunjukkan bahwa program KUR Mandiri berhasil menembus berbagai lapisan ekonomi mikro di Indonesia. Hal ini sejalan dengan upaya penguatan ekonomi domestik dari akar rumput.
Target jangka panjang Bank Mandiri adalah memastikan bahwa dana KUR ini benar-benar menjadi stimulus vital bagi ekspansi usaha para pelaku UMKM. Proses verifikasi dan penyaluran terus dioptimalkan untuk efisiensi.
Meskipun data terbaru ini terhitung hingga Februari 2026, optimisme tinggi tetap disematkan pada kinerja penyaluran di bulan-bulan berikutnya. Pihak bank berkomitmen menjaga momentum positif ini.
"Hingga Februari 2026, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR sebesar Rp 7,35 triliun kepada 59.327 pelaku UMKM di seluruh Indonesia," ujar perwakilan manajemen Bank Mandiri, merujuk pada data performa terbaru tersebut.
Perluasan akses permodalan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kapasitas produksi dan daya saing UMKM di pasar domestik maupun internasional. Bank Mandiri memposisikan diri sebagai mitra strategis UMKM.
Bank Mandiri terus mendorong digitalisasi dalam proses pengajuan KUR, sehingga pelaku usaha dapat mengakses pembiayaan dengan lebih cepat dan transparan. Ini adalah bagian dari transformasi layanan perbankan.