BISNISMARKET.COM - Kompetisi Liga 2 musim 2025-2026 akan segera memasuki fase paling menentukan, yakni pekan ke-27. Momen krusial ini dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 2 hingga 3 Mei 2026 mendatang.
Pekan terakhir ini menjadi titik akhir yang sangat vital bagi klub-klub yang saat ini masih berjuang di papan bawah klasemen. Mereka harus berjuang keras untuk mengamankan posisi agar terhindar dari ancaman degradasi musim depan.
Semua pertandingan yang menentukan nasib tim-tim tersebut direncanakan untuk digelar secara serentak. Keputusan ini diambil agar tidak ada tim yang diuntungkan atau dirugikan oleh perbedaan waktu pertandingan di pekan penutup.
Pertandingan penentuan tersebut dijadwalkan bergulir pada hari Sabtu, 2 Mei 2026, dan dilanjutkan pada hari Minggu, 3 Mei 2026. Jadwal serentak ini diharapkan mampu menciptakan atmosfer kompetisi yang adil hingga peluit akhir dibunyikan.
Beberapa klub yang saat ini berada di zona rawan masih memiliki harapan tipis untuk bertahan. Harapan tersebut bergantung sepenuhnya pada hasil akhir yang mereka raih dalam laga terakhir mereka di musim ini.
Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, situasi di Grup A saat ini sudah menunjukkan kejelasan mengenai nasib tim-tim di zona bawah. Hasil akhir di grup ini sudah mulai terlihat dampaknya menjelang laga pamungkas.
Sayangnya, satu tim di Grup A sudah dipastikan harus menerima kenyataan pahit mengenai status mereka di musim depan. Sriwijaya FC dipastikan terdegradasi ke kasta kompetisi yang lebih rendah musim depan, terlepas dari hasil pertandingan terakhir mereka.
Kondisi yang sama juga sangat dinantikan hasilnya oleh para pendukung Persiba dan PSIS, yang nasibnya akan ditentukan di dua hari terakhir kompetisi tersebut. Mereka berharap tim kesayangan mereka mampu meraih poin penuh demi bertahan di Liga 2.