Sinergi strategis demi memperkuat ekosistem kewirausahaan lokal baru saja diresmikan di Kalimantan Utara. PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) Kantor Cabang Tarakan secara resmi menggandeng Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Cabang Tarakan. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung khidmat di Kantor Cabang Askrindo Tarakan.
Penandatanganan dokumen kerja sama tersebut dilakukan langsung oleh Branch Manager Askrindo BO Tarakan, Bagas Pradigdo. Ia didampingi oleh Ketua Umum HIPMI Cabang Tarakan, Adyansa S.M., dalam seremoni formal tersebut. Kesepakatan ini mencakup berbagai layanan krusial mulai dari asuransi umum, suretyship, hingga pemanfaatan asuransi mikro.
Kerja sama ini dirancang sebagai pilar pendukung bagi program kerja yang diusung oleh Adyansa selama masa kepemimpinannya di organisasi tersebut. Langkah ini dianggap sangat vital untuk memperkokoh komunitas pengusaha muda yang sedang bertumbuh pesat di Kota Tarakan. Fokus utamanya adalah menciptakan iklim usaha yang lebih stabil, aman, dan memiliki keberlanjutan jangka panjang.
Bagas Pradigdo menegaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan memberikan edukasi mendalam mengenai manajemen risiko kepada para pelaku usaha baru. “Melalui kerja sama ini, kami ingin menghadirkan solusi yang dapat membantu para pengusaha muda dalam mengelola risiko usaha, sehingga mereka dapat lebih fokus dalam mengembangkan bisnisnya,” tuturnya. Pernyataan tersebut menekankan betapa pentingnya proteksi aset dalam operasional perusahaan.
Dengan adanya payung perlindungan ini, anggota HIPMI Tarakan kini memiliki akses lebih mudah terhadap berbagai instrumen mitigasi risiko finansial. Askrindo berkomitmen menyediakan solusi perlindungan yang fleksibel dan sesuai dengan karakteristik bisnis masing-masing anggota. Hal ini diharapkan mampu meminimalisir dampak kerugian tidak terduga yang mungkin timbul di masa depan.
Bagas juga menambahkan bahwa pihaknya berupaya memastikan setiap pengusaha muda memiliki benteng pertahanan yang memadai dalam menghadapi dinamika pasar. “Kami ingin memastikan para pengusaha muda memiliki akses terhadap perlindungan usaha yang sesuai dengan kebutuhan bisnisnya, sehingga mereka dapat menjalankan usaha dengan lebih aman dan berkelanjutan,” jelasnya lagi. Sinergi ini menjadi angin segar bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Harapan besar disematkan pada kolaborasi ini agar pemahaman mengenai pentingnya asuransi semakin meningkat di kalangan pebisnis muda. Peningkatan literasi risiko ini diyakini akan memperluas jangkauan proteksi asuransi di wilayah Tarakan secara signifikan. Dengan dukungan mitigasi yang solid, sektor usaha mikro dan menengah diprediksi akan berjalan lebih tangguh dan kompetitif.
Sumber: Finansial.bisnis