BISNISMARKET.COM - PT Aviasi Pariwisata Indonesia atau yang lebih dikenal sebagai InJourney sedang menggalakkan langkah strategis yang signifikan dalam upaya memajukan sektor pariwisata di Indonesia. Fokus utama dari inisiatif ini adalah melakukan konsolidasi menyeluruh terhadap seluruh aset hotel yang dimiliki oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Proses konsolidasi aset perhotelan ini secara khusus ditempatkan di bawah payung anak usaha InJourney, yaitu PT Hotel Indonesia Natour. Entitas ini kini beroperasi dengan nama dagang InJourney Hospitality, menjadi garda terdepan dalam transformasi ini.

Langkah masif ini dilaksanakan sebagai bagian dari mandat langsung dari para pemegang saham BUMN yang memiliki visi besar bagi sektor ini. Tujuannya adalah untuk menciptakan struktur industri perhotelan nasional yang lebih kuat dan terorganisir.

Integrasi ini diharapkan mampu meningkatkan kapabilitas pariwisata Indonesia secara keseluruhan agar mampu bersaing secara efektif di kancah internasional. Ini merupakan upaya mendasar untuk meraih posisi yang lebih baik di pasar turis global.

Melalui konsolidasi ini, InJourney berupaya memaksimalkan nilai aset negara yang selama ini tersebar dan belum terintegrasi secara optimal. Penyatuan aset ini diharapkan memberikan efisiensi operasional yang lebih tinggi.

Dilansir dari TREN.BISNISMARKET.COM, langkah strategis ini merupakan bagian dari transformasi besar yang sedang digalakkan oleh InJourney untuk sektor pariwisata nasional. Konsolidasi ini menandai periode baru bagi pengelolaan aset hotel milik negara.

"Langkah masif ini merupakan mandat langsung dari pemegang saham untuk membangun industri perhotelan nasional yang lebih kokoh, terstruktur, serta terintegrasi," ujar perwakilan manajemen InJourney.

Lebih lanjut, upaya integrasi ini secara eksplisit ditujukan untuk meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia di mata dunia. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menjadikan sektor ini sebagai mesin pertumbuhan ekonomi utama.

"Tujuannya adalah untuk memaksimalkan nilai aset negara sekaligus meningkatkan kapabilitas pariwisata Indonesia di kancah internasional," kata salah seorang pejabat terkait.