BISNISMARKET.COM - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia menunjukkan komitmen kuat dalam pengembangan ekosistem ekonomi digital, khususnya yang berbasis Web3 dan teknologi blockchain. Komitmen ini diwujudkan melalui partisipasi aktif delegasi Indonesia dalam serangkaian acara internasional bergengsi.
Partisipasi tersebut terfokus pada Southeast Asia Blockchain Week (SEABW) 2026, sebuah forum penting yang diselenggarakan bersamaan dengan program pendampingan intensif bertajuk Protocol Camp 2026. Kedua agenda besar ini dilaksanakan di Bangkok, Thailand, sebagai pusat pertemuan para pegiat teknologi regional.
Kehadiran delegasi Indonesia di ajang tersebut bertujuan utama untuk memperkuat posisi bangsa di tengah lanskap ekonomi digital global yang kian kompetitif dan berkembang pesat. Ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam menghadapi tantangan dan peluang di era digital.
Timnas Putri Indonesia Bersiap Hadapi Singapura di Bandung, Ujian Krusial untuk Peringkat FIFA
Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kemenparekraf, Muhammad Neil El Himam, menjadi perwakilan utama pemerintah dalam forum tersebut. Beliau memainkan peran sentral dalam menyampaikan visi dan strategi Indonesia di hadapan komunitas internasional.
Neil El Himam secara tegas menyampaikan pentingnya upaya penguatan posisi Indonesia dalam peta ekonomi digital dunia yang mengalami transformasi berkelanjutan. Hal ini menjadi fokus utama delegasi Indonesia selama berada di forum tersebut.
Dalam kapasitasnya sebagai pembicara utama di SEABW 2026, Neil El Himam memaparkan pandangan strategis pemerintah terkait pemanfaatan teknologi mutakhir. Ia menekankan bahwa Web3 bukan sekadar inovasi teknologi biasa.
"Web3 dipandang lebih dari sekadar inovasi teknologi semata," ujar Muhammad Neil El Himam, menekankan dimensi strategis teknologi tersebut dalam pengembangan ekonomi kreatif Indonesia.
Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, kolaborasi dengan mitra dari Korea Selatan menjadi salah satu kunci dalam upaya peningkatan kapabilitas talenta digital Indonesia, khususnya dalam ranah aplikasi blockchain di kawasan Asia Tenggara.
Diharapkan melalui forum seperti SEABW 2026 dan pendampingan intensif seperti Protocol Camp 2026, Indonesia dapat membangun fondasi yang kokoh untuk ekosistem Web3 nasional. Ini sejalan dengan upaya pemerintah menciptakan lapangan kerja baru berbasis teknologi.