JAKARTA, BISNISMARKET.COM - Nama Sudaryono mencuat ke publik setelah dipercaya menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), menggantikan Nanik S Deyang. Di tengah penunjukannya, laporan harta kekayaan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) ini turut menjadi sorotan.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terakhir yang dilaporkan, Sudaryono memiliki total kekayaan bersih sebesar Rp31.394.894.928 atau sekitar Rp31,39 miliar. Nilai ini merupakan aset bersih setelah dikurangi kewajiban atau utang yang dimilikinya.
Secara keseluruhan, total aset yang dilaporkan Sudaryono mencapai sekitar Rp91,76 miliar. Namun, ia juga tercatat memiliki kewajiban berupa utang sebesar Rp60,36 miliar, sehingga nilai kekayaan bersihnya tercatat sekitar Rp31,39 miliar.
Aset terbesar yang dimiliki Sudaryono berasal dari kepemilikan tanah dan bangunan dengan nilai sekitar Rp69,69 miliar. Properti tersebut tersebar di sejumlah daerah, antara lain Bogor, Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, Depok, Semarang, Sukoharjo, Jepara, dan Klaten.
Selain aset properti, ia juga melaporkan kepemilikan kendaraan senilai sekitar Rp1,07 miliar. Rinciannya meliputi dua unit Toyota Fortuner, dua unit Toyota Innova, serta satu unit sepeda motor.
Sudaryono juga memiliki surat berharga dengan nilai sekitar Rp7,65 miliar. Sementara itu, kas dan setara kas yang dimilikinya tercatat sebesar Rp13,35 miliar.
Berikut rincian harta kekayaan Sudaryono berdasarkan LHKPN:
- Tanah dan bangunan: Rp69,69 miliar
- Alat transportasi dan mesin: Rp1,07 miliar
- Surat berharga: Rp7,65 miliar
- Kas dan setara kas: Rp13,35 miliar
- Total aset: Rp91,76 miliar
- Utang: Rp60,36 miliar
- Total kekayaan bersih: Rp31,39 miliar
Sebelum dipercaya menduduki jabatan Kepala BGN, Sudaryono menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia.
Karier profesionalnya juga mencakup posisi Corporate Secretary di Nusantara Energi serta Chief Executive Officer (CEO) Garuda TV. Ia juga dikenal memiliki kedekatan dengan Presiden Prabowo Subianto.***