SINGAPURA, BisnisMarket.com Indonesia semakin memperlihatkan posisinya sebagai kekuatan besar di dunia industri maritim global. Dalam ajang bergengsi Asia Pacific Maritime (APM) 2026 yang digelar di Marina Bay Sands, Singapura, Indonesia tampil tak hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai pemimpin dalam hal inovasi dan komitmen terhadap masa depan industri pelayaran dunia.

Delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Pimpinan INSA (Indonesia National Shipowners Association), Carmelita Hartoto, bersama Captain Taufan Sofiandi dari PT Elnusa Trans Samudera, menegaskan bahwa Indonesia siap menjadi pionir dalam pengembangan teknologi hijau dan digitalisasi sektor pelayaran global. Dalam wawancara eksklusif pada sesi konferensi pers pada Rabu (25/3/2026), Captain Sofiandi menyatakan:

“Asia Pasifik adalah pusat dari perubahan dan kemajuan industri maritim dunia. INSA berkomitmen untuk membawa Indonesia ke garis depan dengan berfokus pada keberlanjutan dan pengembangan teknologi yang akan merevolusi dunia pelayaran,” ujar Captain Sofiandi dengan penuh keyakinan.

Lebih lanjut, Carmelita Hartoto menambahkan, “Indonesia akan terus memperkuat posisinya melalui kolaborasi dengan negara-negara maju seperti Jepang, Norwegia, dan Singapura. Kami ingin memastikan bahwa Indonesia tidak hanya menjadi pemain, tetapi juga pemimpin dalam inovasi sektor maritim.”

Salah satu momen penting yang mendapatkan perhatian publik adalah kesempatan delegasi INSA untuk mengunjungi PaxOcean, sebuah galangan kapal canggih di Singapura yang menampilkan teknologi reparasi kapal ramah lingkungan. 

Ini menjadi bukti nyata bagaimana Indonesia memperkuat komitmennya dalam mengembangkan infrastruktur maritim yang lebih hijau dan berkelanjutan, sekaligus berfokus pada inovasi teknologi yang ramah lingkungan.

Selain itu, INSA juga menyelenggarakan seminar dan sesi networking dengan JSMEA (Japan Ship Machinery and Equipment Association), membuka peluang besar bagi Indonesia untuk mempelajari dan berkolaborasi dengan Jepang yang telah lama mendominasi industri maritim global.

Keterlibatan Indonesia dalam APM 2026 menegaskan bahwa negara ini tidak hanya ingin berpartisipasi, tetapi juga menunjukkan kapasitasnya untuk menjadi pemimpin dalam industri pelayaran global, khususnya dalam sektor maritim yang berkelanjutan dan berbasis digital.

Dengan semangat yang membara dan visi yang jelas, Indonesia siap untuk memimpin transformasi industri pelayaran dunia dan memberikan kontribusi positif bagi masa depan maritim global.