JAKARTA, BisnisMarket.com - Hyundai Ioniq 3 hadir di ajang GIIAS 2026 dengan kejutan terbaru yang membuat siapa saja terpukau. Kehadiran seri Ioniq 3 yang diperkenalkan oleh Hyundai Motors Indonesia ini menggambarkan langkah strategis perusahaan. Khususnya, dalam hal memperluas pilihan kendaraan ramah lingkungan yang jauh lebih ringkas untuk masyarakat urban.
Hyundai Ioniq 3 ini masih berada di dalam tahap perkenalan untuk melihat bagaimana respons pasar. Selain itu, mobil terbaru dari Hyundai ini juga mencuri perhatian secara global sejak meluncur secara perdana. Hyundai menawarkan kombinasi teknologi canggih dengan efisiensi energi yang hadir dalam dimensi mungil. Daripada penasaran, yuk simak selengkapnya tentang Hyundai Ioniq 3 ini!
1. Performa Baterai dan Daya Jelajah yang Imersif
Hyundai varian Ioniq 3 ini dibangun dengan platform Electric-Global Modular Platform atau E-GMP. Mobil dengan arsitektur kelistrikan 400 volt ini hadir dengan dua varian kapasitas baterai. Mulai dari 42,2 kWh dan 61 kWh. Mesin listrik yang digunakan ini dapat menghasilkan tenaga sebesar 145 TK dengan torsi puncak yaitu 250 Nm.
Tentunya, dengan tenaga super power tersebut mampu membawa kendaraan melaju dengan kecepatan maksimal yaitu 170 km/jam. Selain itu, daya jelajah dari Ioniq 3 ini mampu mencapai 344 km untuk varian standar dan 497 km untuk varian jarak jauh. Hal ini berdasarkan pengujian WLTP.
Bahkan, kemampuan pengisian daya yang diberikan juga sangat cepat yaitu arus DC mampu mengisi baterai 10%-80% dalam waktu 29 menit saja. Kemudian, ada dukungan pengisian arus AC hingga 22 kW yang berfungsi memastikan proses pengisian daya tetap efisien dan praktis di rumah.
2. Fitur Pleos Connect yang Canggih
Bagian interior mobil Hyundai Ioniq 3 ini memiliki konsep furnished space dimana tata letak kabin yang sangat nyaman seperti ruang keluarga. Lalu, bagian lantai dibuat rata untuk menciptakan ruang kaki yang lapang.
Fitur hiburan yang tersedia di dalam mobil ini telah didukung dengan sistem infotainment Pleos Connect. Tentunya, sudah berbasis Android Automotive OS yang hadir lewat layar berukuran mencapai 14,6 inci. Terdapat fitur canggih lainnya seperti V2L atau Vehicle-to-Load. Fitur ini memungkinkan baterai mobil bisa menjadi sumber listrik bagi perangkat elektronik.