TEHERAN, BisnisMarket.com – Dunia hari ini terbangun dalam realitas ekonomi yang mencekam. Pasca-konfirmasi tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran dalam serangan udara gabungan Israel dan Amerika Serikat, "api" peperangan tidak hanya membakar Timur Tengah, tapi juga menghanguskan stabilitas pasar keuangan global.
Berikut adalah laporan khusus kami mengenai guncangan hebat yang melanda ekonomi dunia per 1 Maret 2026.
1. Jalur Nadi Dunia Terputus!
Hanya beberapa jam setelah serangan, Teheran melakukan langkah balasan paling ditakuti: Penutupan Total Selat Hormuz.
Langkah ini bak mencekik leher ekonomi global. Mengingat 20% pasokan minyak dunia melintasi jalur sempit ini, pasar energi langsung bereaksi histeris.
Harga minyak mentah jenis Brent meroket menembus angka psikologis US$90 per barel dalam sekejap, dengan prediksi para analis akan menyentuh US$120 jika blokade berlanjut hingga pekan depan.
2. Emas Meroket, Saham Berdarah
Di bursa Wall Street hingga Tokyo, layar perdagangan berwarna merah membara. Investor berhamburan menyelamatkan aset mereka dari pasar saham yang rontok.
Safe Haven: Harga emas dunia mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah (All-Time High). Emas kembali menjadi "raja" di tengah ketidakpastian perang.