BANDUNG, BisnisMarket.com - Jagat media sosial dibuat gaduh oleh beredarnya video penampilan mahasiswa dari Institut Teknologi Bandung (ITB) yang membawakan lagu berjudul “Erika”. Konten tersebut menuai kritik tajam karena dianggap mengandung unsur kekerasan seksual verbal terhadap perempuan.

Video yang berasal dari kegiatan Orkes Semi Dangdut (OSD) Himpunan Mahasiswa Tambang (HMT-ITB) itu dengan cepat menyebar luas sejak 13 April 2026. Reaksi publik pun tak terbendung, memicu diskusi serius soal etika mahasiswa dan batasan konten di ruang digital.

Sikap Tegas ITB: Perkuat Etika dan Pengawasan

Menanggapi polemik tersebut, pihak ITB tidak tinggal diam. Kampus ternama ini langsung mengambil langkah strategis untuk memperkuat nilai-nilai etika di kalangan mahasiswa.

Direktur Komunikasi dan Hubungan Masyarakat ITB, Dr. N. Nurlaela Arief, menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi momentum penting untuk membangun budaya kampus yang lebih beradab dan bertanggung jawab.

ITB berkomitmen untuk:

1. Meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas mahasiswa. 

2. Memperkuat literasi media sosial. 

3. Mencegah segala bentuk kekerasan, termasuk verbal di ruang digital.