BISNISMARKET.COM - Pengusaha ternama Indonesia, Samsudin Andi Arsyad yang kerap disapa Haji Isam, baru-baru ini mengumumkan manuver investasi strategis di sektor energi dan sumber daya alam nasional. Langkah ini menunjukkan komitmennya yang berkelanjutan dalam memperkuat posisinya di industri mineral strategis.
Fokus utama dari aksi korporasi ini adalah peningkatan kepemilikan saham pada emiten yang bergerak di sektor nikel. Emiten yang menjadi target investasi kali ini adalah PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk, yang sahamnya diperdagangkan dengan kode emiten PACK di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Transaksi pembelian saham dalam skala besar ini tercatat terjadi pada hari Rabu, tanggal 13 Mei 2026. Penetapan tanggal ini menandai momen resmi di mana Haji Isam mengamankan porsi kepemilikan yang signifikan di perusahaan tersebut.
Secara spesifik, Haji Isam berhasil memborong sebanyak 6,83 miliar lembar saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk. Jumlah ini merepresentasikan persentase kepemilikan yang substansial, yaitu mencapai 21 persen dari total saham yang beredar.
Akuisisi saham ini dilakukan melalui mekanisme perdagangan reguler yang berlaku di Bursa Efek Indonesia (BEI). Proses ini memastikan bahwa seluruh transaksi dilaksanakan sesuai dengan regulasi pasar modal yang berlaku di Indonesia.
Pembelian saham ini melibatkan penetapan harga beli yang telah disepakati sebelumnya dalam mekanisme pasar. Hal ini mengindikasikan bahwa investor besar tersebut memiliki keyakinan kuat terhadap potensi jangka panjang aset nikel yang dimiliki oleh emiten PACK.
Dilansir dari TREN.BISNISMARKET.COM, aksi korporasi ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat portofolio bisnis Haji Isam yang memang sudah berkecimpung di sektor sumber daya alam. "Pengusaha ternama, Samsudin Andi Arsyad yang dikenal sebagai Haji Isam, baru-baru ini melakukan manuver investasi signifikan di sektor energi dan sumber daya alam Indonesia," demikian informasi yang disampaikan.
Lebih lanjut, media tersebut menginformasikan mengenai detail pembelian saham tersebut. "Aksi korporasi ini berfokus pada pembelian saham emiten nikel, PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk, yang tercatat dengan kode saham PACK," jelas sumber tersebut.
Detail mengenai waktu dan kuantitas saham yang dibeli juga dijelaskan secara rinci dalam pemberitaan. "Transaksi besar ini terjadi pada hari Rabu, 13 Mei 2026, di mana Haji Isam berhasil memborong sebanyak 6,83 miliar lembar saham perusahaan tersebut," tambah sumber tersebut.