JAKARTA, BisnisMarket.com – Rupiah menunjukkan sinyal penguatan setelah Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, membeberkan tujuh langkah strategis dalam pertemuan resmi dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (5/5).
Perry menegaskan bahwa seluruh langkah ini sudah mendapat restu Presiden dan dirancang untuk membuat nilai tukar rupiah lebih stabil dan kuat dalam jangka panjang.
Langkah pertama, BI akan terus melakukan intervensi melalui pasar spot dan transaksi derivatif valuta asing, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Dengan cadangan devisa Indonesia mencapai USD 148,2 miliar pada akhir Maret, BI menilai posisi likuiditas cukup kuat untuk menjaga stabilitas.
Kedua, BI menggandeng pemerintah memanfaatkan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) untuk menarik modal asing kembali ke tanah air. Strategi ini diyakini dapat meningkatkan permintaan rupiah dan memperkuat nilainya terhadap dolar AS.