JAKARTA, BisnisMarket.com - Bayangkan sebuah suasana sekolah yang biasanya riuh dan penuh tawa, tiba-tiba berubah menjadi panik dan mencekam. Wajah-wajah polos yang seharusnya ceria, kini memerah dan menahan rasa tidak nyaman. Rasa gatal yang menjalar membuat mereka gelisah, bahkan harus dilarikan ke fasilitas kesehatan. Inilah kenyataan pahit yang baru saja terjadi di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, yang mengguncang rasa aman kita terhadap program makan bergizi gratis.
Sebuah insiden yang seharusnya tidak terjadi, justru menjadi kenyataan pahit yang menimpa puluhan anak bangsa. Apa yang sebenarnya terjadi di balik hidangan yang seharusnya menyehatkan itu? Mengapa makanan yang diklaim bergizi justru menjadi sumber masalah? Mari kita bedah fakta-fakta yang mengejutkan ini.
Panik di Sekolah, 25 Murid Jadi Korban
Peristiwa naas ini bermula pada Rabu, 22 April 2026 di SDN Bira Tengah 1, Kecamatan Sokobanah. Awalnya hanya keluhan ringan, namun dengan cepat menyebar seperti api. Para siswa mulai mengeluhkan rasa gatal yang luar biasa di sekujur tubuh setelah menghabiskan makan siang mereka.
Ternyata, jumlah korban jauh lebih banyak dari yang diperkirakan awalnya. Tidak tanggung-tanggung, total ada 25 siswa yang harus mendapatkan penanganan medis.
"Totalnya 25 siswa itu dibawa ke puskesmas semua. Itu terdiri dari enam orang siswa dari kelas 4 dan 19 orang siswa dari kelas 5," ujar Laili Nafilah, Ketua Tim Surveilans dan Imunisasi Dinkes-KB Sampang, dilansir dari Kompas.com (26/4).
Bayangkan betapa kacaunya situasi saat itu. Anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar harus berbaring di Puskesmas, wajah dan tubuh mereka diolesi bedak khusus dan diberi obat anti-alergi untuk meredakan reaksi yang muncul. Ini adalah momen yang sangat mengkhawatirkan bagi orang tua dan seluruh pihak.
Menu "Biang Kerok" dan Kontroversi
Lantas, apa yang sebenarnya mereka makan hingga menyebabkan reaksi seberat itu? Menu yang disajikan pada hari kejadian terlihat biasa saja dan menggugah selera: nasi putih, katsu ikan dori, sambal goreng kentang wortel, tahu goreng, serta buah jeruk.